Kompas.com - 20/01/2013, 15:15 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif menjelaskan masih banyak kendala untuk mengatasi banjir di Jakarta. Pihaknya berjanji akan mengatasi banjir Jakarta dengan cara yang tepat dan cepat.

"Saat ini masih banyak petugas kami yang bertugas di lapangan. Mereka banyak memiliki tantangan yang harus segera ditangani," kata Syamsul saat memberikan laporan ke presiden SBY di GOR Otista Jakarta, Minggu (20/1/2013).

Menurut Syamsul, kendala yang dialaminya adalah kemampuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok kepada seluruh pengungsi dan korban banjir Jakarta. Di sisi lain, adanya penyempitan drainase di sungai sehingga menyebabkan banjir. Soal bantuan logistik untuk korban banjir ternyata juga ada upaya untuk membelokkan bantuan. Sehingga bantuan ini justru tidak bisa diterima oleh warga yang terkena dampak banjir.

"Masyarakat juga tidak mau diungsikan, sehingga ini juga menyulitkan evakuasi," tambahnya.

Selain itu, para warga juga kekurangan alat media mandi, cuci, kakus (MCK) mobile. Sehingga ini akan membuat penyakit mudah tersebar. Dari sisi jumlah korban, jumlah warga yang terkena banjir ini dan dinyatakan meninggal adalah sebesar 19 orang. Jumlah ini lebih besar dibanding bencana banjir 2007 lalu, yang hanya sebesar 8 orang meninggal dunia.

Korban meninggal ini disebabkan oleh menderita penyakit tertentu, jatuh ke sungai hingga terkena sengatan listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.