Ambulans Tabrak Pohon, 4 Orang Tewas

Kompas.com - 07/02/2013, 08:48 WIB
EditorKistyarini

JEMBER, KOMPAS.com - Sebuah ambulans yang membawa pasien beserta anggota keluarga dan perawatnya, Rabu (6/2/2013) pukul 00.15, ringsek setelah menabrak pohon di jalan raya Desa Tutul, Kecamatan Balung, Jember, Jawa Timur.

Akibatnya, empat orang tewas, seorang luka berat, dan dua orang lainnya luka ringan. Polisi menduga, Aris Cahyono (26), sopir ambulans berpelat nomor P 8037 SP itu, mengantuk sehingga kendaraannya oleng ke kiri dan menabrak pohon.

Ambulans milik Puskesmas Kencong ini membawa pasien penderita stroke, Ny Amani (42), yang akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soebandi, Jember. Di mobil tersebut, empat keluarga pasien, yakni M Jakfar (40), Ahmadi (42), Ny Habie (65), dan Ali Iskandar (57), ikut menyertai. Mereka adalah warga Desa Pondokrejo, Kecamatan Umbulsari.

Keluarga pasien tersebut didampingi seorang perawat, Meri (22), warga Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, yang bertugas di Puskesmas Kencong.

”Tiga orang meninggal seketika di lokasi kejadian, yakni Ny Amani, Ahmadi, dan Meri,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Muhammad Purbaya.

M Jakfar, korban yang sebelumnya luka berat, akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan. Adapun korban luka berat lainnya, Aris Cahyono, masih dirawat.

Tuntut ganti rugi

Di Salatiga, Jawa Tengah, tiga korban kecelakaan lalu lintas pada awal Januari lalu, yang hingga kini belum mendapat ganti rugi, mendatangi kantor Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Salatiga.

Mereka adalah Sahuri (45), Jono (27), dan Sukiman (57), pengemudi dan penumpang bak terbuka, yang ditabrak dari belakang oleh truk pengangkut telur pada Senin (7/1) di perempatan Salib Putih, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo. Truk tersebut diakui mengalami rem blong. (SIR/UTI)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Megapolitan
Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Megapolitan
Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X