Kompas.com - 18/02/2013, 16:58 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Rumah Sakit Budi Asih, Dr Nanang Hasani mengklarifikasi bahwa pemberitaan RS Budi Asih menolak merawat almarhum bayi Dera Nur Anggraini tidak benar.

Yang datang ke RS Budi Asih bukan bayi Dera melainkan anggota keluarganya.

"Tidak ada personil RS Budi Asih menolak bayi bernama Dera. Yang datang itu keluarganya. Dengan kondisi Dera seperti yang diberitakan, maka tidak mungkin RS Zahira yang merujuknya akan membiarkan Dera dibawa tanpa kepastian RS mana yang akan menampung," katanya di Jakarta, Senin (18/2/2013).

RS Budi Asih tidak dapat merawat Dera atas alasan keterbatasan peralatan. RS ini tidak memiliki ruangan Neonatal Intensive Care Unit ( NICU) yang dibutuhkan untuk merawat bayi baru lahir yang memiliki gangguan kesehatan.

"Di RS ini, tidak ada NICU. Kalau dipaksakan dirawat justru membahayakan pasien. Alasannya bukan karena hal yang bukan-bukan itu kok," terangnya.

Bayi Dera adalah bayi yang lahir di RS Zahira dengan kondisi gangguan kesehatan berupa gangguan pernafasan. Dera terlahir kembar dengan saudara kembarnya bernama Dara. Kini Dara tengah dirawat di RS Tarakan karena berbobot sangat ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.