Basuki: Biar Semua Orang Tahu Gaji Saya

Kompas.com - 22/02/2013, 14:57 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama secara terbuka memampang slip gajinya dan gaji Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam situs pribadinya yang beralamat di  www.ahok.org. Tujuan pemasangan slip tersebut agar semua orang menjadi tahu berapa besar gajinya dan Gubernur.

"Supaya semua orang tahu dan jadi transparan. Semua orang jadi tahu gaji saya dan Pak Gubernur," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Jumat (22/2/2013). Dengan dipasangnya slip gaji itu, menurut dia, masyarakat jadi mengetahui penghasilan dan harta yang dia miliki.

Selain itu, imbuh Basuki, slip itu juga menjadi bukti bahwa dia sebagai pejabat pemerintah tidak bekerja di tempat lain. "Kira-kira kalau saya tinggal di rumah yang sekian, kamu tahu penghasilan saya berapa. Terus juga, kalau kita menjadi pejabat, kan, tidak boleh kerja lagi di tempat lain," ujarnya.

Basuki berpendapat bahwa menjadi pejabat di DKI Jakarta adalah keberuntungan karena ada banyak tunjangan yang didapat. Kondisi itu berbeda dengan pejabat di daerah lain, yang banyak di antara mereka tak mendapatkan tunjangan.

Tak berhenti di slip gaji, Basuki juga berencana memampang besaran pajak dan tunjangan di situs pribadinya. "Ya, saya keluarkan juga. Kami keluarkan semua, kok."

Ini besarannya

Berdasarkan data di situs Basuki, berikut rincian gaji Wakil Gubernur DKI Jakarta per Februari 2013

  • Gaji pokok: Rp 2.400.000
  • Tunjangan istri: Rp 240.000
  • Tunjangan anak: Rp 48.000
  • Tunjangan beras: Rp 270.000 (Desember 2012 Rp 226.240)
  • Potongan PPh: 147.900
  • Gaji kotor: Rp 2.958.000
  • Jumlah diterima: Rp 2.810.100

Adapun rincian gaji Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo pada periode yang sama:

  • Gaji pokok: Rp 3.000.000
  • Tunjangan istri: Rp 300.000
  • Tunjangan anak: Rp 60.000
  • Tunjangan beras: Rp 270.000 (Desember 2012 Rp 226.240)
  • Potongan PPh: Rp 181.500
  • Gaji kotor: Rp 3.630.000
  • Jumlah diterima: Rp 3.448.500

Sementara itu, tunjangan jabatan pejabat negara keduanya tidak berbeda antara Februari 2013 dan Desember 2012. Basuki mendapatkan tunjangan Rp 4,104 juta setelah dipotong pajak Rp 216.000. Tunjangan Jokowi adalah Rp 5,13 juta setelah dipotong pajak Rp 270.000.

Dengan rincian tersebut, take home pay Basuki sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah Rp 6.914.100 dan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp 8.578.500.

Semua angka tersebut menurut Basuki masih di luar honor dan intensif yang mencapai ratusan juta rupiah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Megapolitan
Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X