Kompas.com - 28/02/2013, 14:15 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk memenuhi target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH), Pemprov DKI berupaya membangun kembali Waduk Riario menjadi RTH. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati mengatakan, rencananya Pemprov DKI akan melaksanakan pembebasan lahan seluas 25 hektare tersebut tahun ini.

"Sekarang lahan itu masih milik developer PT Pulomas Jaya, dan Pemda mau bebaskan lahan tahun ini, mau dibeli yang sudah bersertifikat dan anggarannya memang bertahap," kata Catharina di Balaikota Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Tahun ini, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI juga akan menyelenggarakan sayembara perencanaan taman sekitar Waduk Riario kepada para developer. Dari sayembara itu, akan dipilih 10 desain yang paling bagus untuk dapat mengerjakan taman di Waduk Riario.

"Nanti kita adakan sayembara dengan konsep dasar masing-masing developer itu apa. Maret kita launching sayembara dan akan kita pilih 10 besar yang bagus. Dari 10 besar kita pilih satu atau tiga untuk langsung detailkan sampai pembuatan Detail Engineering Design (DED)," kata Catharina.

Selain itu, Catharina juga mengharapkan agar pembebasan lahan waduk itu berjalan lancar. Pihak PT Pulomas Jaya juga sangat mendukung upaya Pemprov DKI.

"Pulomas mendukung, kita sudah ke lapangan, saya dengan Direktur Utama PT Pulomas Jaya. Beliau mendukung dan akan membantu pembebasan lahan yang ada di masyarakat, beli setelah bersih," ujarnya.

Catharina menjelaskan, untuk melakukan pembebasan lahan telah disediakan anggaran sebesar Rp 300 miliar. Anggaran lainnya untuk sayembara dan DED akan dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) DKI 2013.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berencana untuk meremajakan Waduk Riario yang terletak di Pendongkelan, Jakarta Timur, menjadi area publik. Hal itu diupayakan untuk memenuhi target 30 persen RTH dari luas wilayah Jakarta dalam lima tahun masa kepemimpinannya.

Saat ini, luas daratan Jakarta 661,52 kilometer persegi dengan luas lautan 6.977,5 kilometer persegi. Artinya, pada 2018, RTH di Jakarta harus mencapai 198,7 kilometer persegi. Saat ini, Jakarta baru mampu memenuhi 10 persen atau 66,1 kilometer persegi lahan untuk RTH sehingga luas wilayah yang ditargetkan Jokowi hanya sekitar 20 persen lagi atau 132,2 kilometer persegi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.