Camat Cipayung Minta Rp 2 Miliar ke Jokowi

Kompas.com - 06/05/2013, 10:53 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Camat Cipayung, Jakarta Timur, Ali Murthado meminta anggaran tak terduga senilai Rp 2 miliar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan dalam acara pengarahan Gubernur DKI Jakarta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI dan para camat dari wilayah se-Ibu Kota.

"Dalam satu tahun anggaran, kita minta Rp 2 miliar. Kami butuh anggaran sewaktu-waktu untuk bisa melaksanakan program yang segera," ujarnya dalam acara di Balai Agung, Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2013).

Menurut Ali, sejumlah dana tersebut harus berada di jajaran camat dan lurah, bukan wali kota dan jajaran Suku Dinas seperti yang selama ini dilaksanakan. Hal itu diperlukan demi menyelesaikan sejumlah masalah di lapangan, baik infrastruktur, atau laporan masyarakat langsung yang terjadi di tiap-tiap wilayah.

"Jadi misalnya ada laporan dari masyarakat ada jalanan berlubang, atau laporan-laporan yang lain, bisa langsung kita tutup, enggak perlu nunggu dinas yang turun," ujar Ali.

Menanggapi permintaan camat itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengapresiasi secara positif. Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan akan melakukan kajian terlebih dahulu, apakah sistem semacam itu melanggar aturan atau tidak.

Jokowi ingin semua masalah bisa diselesaikan dengan baik dan cepat. "Kita kaji dulu, kalau duit ada-lah. Masalahnya aturan ini diperbolehkan apa enggak. Karena di wilayah ada masalah-masalah yang belum dianggarkan," ujarnya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

    Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

    Megapolitan
    Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

    Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

    Megapolitan
    Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

    Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

    Megapolitan
    Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

    Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

    Megapolitan
    Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

    Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

    Megapolitan
    Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

    Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

    Megapolitan
    Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

    Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

    Megapolitan
    Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

    Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

    Megapolitan
    Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

    Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

    Megapolitan
    MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

    MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

    Megapolitan
    Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

    Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

    Megapolitan
    Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

    Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

    Megapolitan
    Harga Cabai 'Meroket', Pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Mengaku Omzet Turun 40 Persen

    Harga Cabai 'Meroket', Pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Mengaku Omzet Turun 40 Persen

    Megapolitan
    Gerindra Pastikan Usung Pradi Supriatna sebagai Wali Kota Depok di Pilkada 2020

    Gerindra Pastikan Usung Pradi Supriatna sebagai Wali Kota Depok di Pilkada 2020

    Megapolitan
    Korban Ledakan akibat Gas Bocor Lari Minta Tolong dalam Kondisi Penuh Luka Bakar

    Korban Ledakan akibat Gas Bocor Lari Minta Tolong dalam Kondisi Penuh Luka Bakar

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X