Farhat: Fathanah Juga Hadiahi Artis Cantik Novia Ardhana

Kompas.com - 10/05/2013, 17:33 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain untuk model cantik Vitalia Shesya, artis Ayu Azhari, dan penyanyi dangdut Tri Kurnia Rahayu, tersangka Ahmad Fathanah disebut pernah memberikan hadiah kepada artis lainnya, berinisial NA. Pengacara Vitalia, Farhat Abbas, mengungkapkan hal tersebut.

"Dulu, dulu, ada Novia Ardhana," kata Farhat saat dihubungi wartawan, Jumat (10/5/2013).

Menurut Farhat, Novia mendapatkan hadiah Honda Jazz, uang Rp 50 juta, dan perhiasan dari Fathanah. Farhat mengaku tahu informasi soal hadiah yang diberikan kepada Novia ini dari pihak kepolisian. Saat itu Farhat merupakan pihak yang melaporkan Fathanah ke kepolisian atas tuduhan penipuan jatah pulsa. Fathanah pun, kata Farhat, dihukum tiga tahun penjara karena kasus penipuan tersebut.

"Kan, dulu saya yang melaporkan ke polisi. Saya tahu dari polisi, ada SMS-annya," ucap Farhat.

Sepengetahuan Farhat, hubungan Novia dan Fathanah hanya berlangsung selama dua bulan. "(Mereka) pacaran," tambahnya. Novia selama ini dikenal sebagai pemain sinetron. Wanita ini pernah membintangi sinetron Misteri Nini Pelet.

KPK menetapkan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait penambahan kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama. Pria yang memiliki nama lain Olong ini merupakan orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. Belakangan ini Fathanah menjadi sorotan publik karena kedekatannya dengan sejumlah perempuan.

Fathanan juga dikenal dekat dengan wanita bernama Tri Kurnia Rahayu yang diketahui sebagai penyanyi dangdut dengan nama beken Nia Karina. Bukan hanya itu, Fathanah juga diketahui memberikan barang-barang mahal kepada teman wanitanya itu. Diduga, uang yang digunakan Fathanah untuk membeli barang yang diberikan kepada perempuan-perempuan itu berasal dari tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, KPK menyita sejumlah barang dari perempuan-perempuan Fathanah.

Dari Vitalia, KPK menyita satu unit Honda Jazz dan jam tangan mewah merek Chopard yang harganya sekitar Rp 70 juta. KPK juga menyita Honda Freed, gelang Hermes senilai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta, dan jam tangan mewah merek Rolex dari Tri Kurnia. Selain itu, KPK juga menemukan aliran uang Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS ke Ayu Azhari. Beberapa waktu lalu, Ayu mengembalikan uang itu kepada KPK.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

    CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

    Megapolitan
    PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

    PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

    Megapolitan
    Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

    Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

    Megapolitan
    Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

    Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

    Megapolitan
    Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

    Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

    Megapolitan
    Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

    Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

    Megapolitan
    Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

    Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

    Megapolitan
    Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

    Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

    Megapolitan
    [UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

    [UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

    Megapolitan
    Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

    Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

    Megapolitan
    Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

    Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

    Megapolitan
    Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

    Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

    Megapolitan
    Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

    Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

    Megapolitan
    Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

    Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

    Megapolitan
    Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

    Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X