Kompas.com - 29/05/2013, 09:47 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

PONTIANAK, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan satu tersangka baru dalam kasus penjualan bayi laki-laki berumur tiga bulan.

Tersangka baru ini adalah pembeli bayi, berinisial N, warga Bekasi, Jawa Barat.     

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Mukson Munandar, Rabu (29/5/2013), menjelaskan, dengan penetapan tersangka baru itu kini sudah ada tiga tersangka dalam kasus penjualan bayi.     

Sebelumnya Polda Kalbar sudah menetapkan perantara, berinisial A, dan ibu bayi, berinisial F, sebagai tersangka.

Kasus itu terbongkar pekan lalu setelah polisi menangkap A. Setelah ditelusuri, bayi laki-laki berumur tiga bulan itu sudah dijual oleh ibunya kepada pembeli dengan harga Rp 19 juta.     

Bayi sudah sempat dibawa ke Bekasi, tetapi N kemudian berencana mengembalikan bayi karena menyadari aksinya diikuti oleh polisi.

Saat hendak menyerahkan kembali bayi itu di Kota Pontianak, F dan N ditangkap polisi. Mereka berkilah bahwa itu adalah adopsi, tetapi tidak bisa menunjukkan dokumen dan proses resmi adopsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X