Kompas.com - 14/06/2013, 12:22 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

TANGERANG, KOMPAS.com — Penumpang Lion Air dari Jakarta tujuan Manado marah-marah di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Para penumpang tersebut kesal karena mereka dianggap sudah telat, padahal sudah sejam mengantre check-in.

Tercatat ada 45 orang penumpang yang kesal karena pembatalan sepihak itu. Mereka kemudian berteriak dan marah-marah. "Ini kesengajaan. Ini namanya penipuan," tutur Herni, satu di antara penumpang tujuan Manado, Jumat (14/6/2013).

Penumpang ini kesal karena saat hendak check-in, tiba-tiba dari pihak Lion mengatakan bahwa pesawatnya sudah di-closing. Mendengar hal itu, para penumpang kemudian marah dan langsung menuju ruang informasi. Sampai di sana, pihak informasi mengatakan bahwa penumpang harus membeli tiket baru. Kekesalan mereka pun memuncak mendengar itu. Mereka kemudian mencari pimpinan Lion Air.

Saat diwawancarai, Herni mengaku sudah mengantre untuk check-in sejak pukul 04.00 WIB. "Saya naik pukul 05.00 dan saya sudah antre check-in sejak pukul 04.00. Tapi, saat antre, tiba-tiba saya dioper ke tempat lain. Di situ tiba-tiba dibilang tiket dan tidak bisa check-in dan dianggap terlambat. Padahal, sudah satu jam sebelum berangkat," ucapnya.

Dia pun bingung harus pulang ke Manado. "Jangan pernah lagi. Mereka ini sengaja untuk mencari keuntungan dengan cara yang salah," ucapnya.

Selain Herda, ada pula warga Surabaya. Mereka yang merupakan rombongan sebanyak 30 orang juga diharuskan membayar.

Sementara itu, Andy Amin Setyanto yang mengaku Manager Lion Air mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. "Memang sudah begitu. Itulah cara kami," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Andy menuturkan bahwa jika terlambat maka harus membeli tiket lagi dengan membayar 100 persen dari harga tiket serupa.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.