PKL Tanah Abang Minta Jembatan Penghubung Blok G dan Blok F

Kompas.com - 16/07/2013, 19:24 WIB
Pasar Tanah Abang yang tak pernah sepi pembeli, Selasa (16/7/2013). Tak hanya pedagang pekaian jadi, pedagang buah dan makanan berat pun tumpah ruah di jalanan sekitar Tanah Abang, Jakarta. ESTU SURYOWATIPasar Tanah Abang yang tak pernah sepi pembeli, Selasa (16/7/2013). Tak hanya pedagang pekaian jadi, pedagang buah dan makanan berat pun tumpah ruah di jalanan sekitar Tanah Abang, Jakarta.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada banyak hal yang membuat PKL Pasar Tanah Abang direlokasi ke Blok G, atau yang mereka sebut sebagai blok mati. Jika terpaksa pindah ke Blok G, mereka, meminta Pemprov DKI membangunkan jembatan yang menghubungkan Blok G dengan Blok F.

Menurut Hermansyah, salah seorang PKL yang berdagang di Jalan Kebon Jati, jalan akses menuju Blok G sangat buruk. Hal itu yang membuat pengunjung enggan masuk hingga ke blok tersebut.

"Akses pintunya enggak ada, dekat bongkaran lagi. Jadi, orang ogah naik," kata Hermansyah yang berjualan baju anak, saat ditemui Kompas.com, Selasa (16/7/2013).

Karena itu, kata dia, tak ada prospek jika berjualan di Blok G. Namun, menurutnya, hal tersebut sebenarnya bisa dicarikan solusi.

"Sebagai alternatif solusinya, ada penghubung antara Blok F dan Blok G, sama halnya Blok A dan Blok B," kata dia.

Jika kondisi Blok G masih sama seperti tahun 2005, kata Hermansyah, nasibnya akan sama saja. Dagangan mereka akan terbengkalai karena pembeli yang minim.

Ketika PKL pindah dipinggir jalan seperti saat ini, dia mengatakan mendapat untung yang lumayan. Misalnya saja saat Ramadhan seperti ini, sehari, rata-rata mereka mendapat Rp 1 juta.

Hal itu disebabkan karena banyak pengunjung yang datang. Hal inilah yang membuat PKL bertahan membuka lapak berjejer di bahu jalan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Belum Atur Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar

Dinkes Tangsel Belum Atur Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar

Megapolitan
UPDATE 1 Maret: Tambah 39 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE 1 Maret: Tambah 39 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
2 Blad Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus Penuh

2 Blad Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus Penuh

Megapolitan
Selain di Gorong-gorong, Kabel di Tiang Jalan TB Simatupang Juga Terbakar

Selain di Gorong-gorong, Kabel di Tiang Jalan TB Simatupang Juga Terbakar

Megapolitan
Tunggu Arahan Pusat, Pemkot Tangsel Belum Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Tunggu Arahan Pusat, Pemkot Tangsel Belum Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Megapolitan
Dapat 33.400 Dosis, Depok Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Dapat 33.400 Dosis, Depok Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Pemalsu Surat Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Tangkap Dua Pemalsu Surat Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar, Lurah: Ledakannya Kencang

Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar, Lurah: Ledakannya Kencang

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Sayat Leher Mantan Perawatnya di Bandara Soekarno-Hatta

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Sayat Leher Mantan Perawatnya di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar

Kabel di Gorong-gorong Jalan TB Simatupang Terbakar

Megapolitan
Mortir Seberat 50 Kg Ditemukan di Aliran Kali Cipinang

Mortir Seberat 50 Kg Ditemukan di Aliran Kali Cipinang

Megapolitan
Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Rp 75 Juta dari Komersialisasi Konten

Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Rp 75 Juta dari Komersialisasi Konten

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Lansia Digelar di Sekolah Tiap Kecamatan di Jakpus

Vaksinasi Covid-19 Lansia Digelar di Sekolah Tiap Kecamatan di Jakpus

Megapolitan
UPDATE 1 Maret 2021: Tambah 2.058 Kasus, 9.756 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 1 Maret 2021: Tambah 2.058 Kasus, 9.756 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 1 Maret: Bertambah 77 Kasus Positif, 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

UPDATE 1 Maret: Bertambah 77 Kasus Positif, 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X