Pemprov DKI Tak Gegabah Lancarkan Pembangunan

Kompas.com - 27/08/2013, 15:20 WIB
Proyek jalan layang non - tol Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta yang sebelumnya sempat dihentikan kini mulai dikerjakan kembali, Jumat (31/5/2013). Proyek ini diharapkan segera selesai untuk bisa mengurai kemacetan di kawasan ini. KOMPAS/HERU SRI KUMOROProyek jalan layang non - tol Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta yang sebelumnya sempat dihentikan kini mulai dikerjakan kembali, Jumat (31/5/2013). Proyek ini diharapkan segera selesai untuk bisa mengurai kemacetan di kawasan ini.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mengambil langkah konyol merealisasikan program pembangunan. Program yang akan dilakukan di pengujung tahun ini merupakan program yang realistis. Sebab, saat ini proses pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah belum selesai.

“Kami tidak akan gegabah, kami sesuaikan dengan keuangan daerah dan waktu yang tersisa. Tidak mungkin di sisa waktu tahun ini kami akan bangun jalan dalam waktu satu bulan saja,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta Sarwo Handayani, Selasa (27/8/2013) di Jakarta.

Di sisa waktu penggunaan anggaran tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan suntikan anggaran ke sejumlah badan usaha milik negara. Suntikan ini digunakan untuk beberapa hal, seperti pembelian saham operator air bersih PT PAM Lyonaise Jaya atau PT Palyja.

Nilai total perubahan anggaran tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun. Tim anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta belum menyelesaikan pembahasan. Kedua pihak masih berbeda pandangan dalam pengalokasian dana di perubahan APBD.

“Proses ini pembahasan biasa dengan komisi dan badan anggaran. Target kami bisa menyelesaikan secepat-cepatnya,” kata Handayani.

Menurut Handayani, pada perubahan APBD tahun ini tidak akan banyak penambahan program baru. Pemprov DKI hanya akan lebih memfokuskan pada sejumlah program serius, seperti penanganan banjir dan macet agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam hal penyerapan anggaran, Handayani yakin bisa terserap maksimal. Sebab, saat ini proses lelang untuk sejumlah proyek sudah memasuki tahap awal. Setelah anggaran mengucur, proses tinggal melanjutkan saja.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Positif Covid-19 di RSUP Persahabatan Menurun, Kini Ada 11 Orang

Pasien Positif Covid-19 di RSUP Persahabatan Menurun, Kini Ada 11 Orang

Megapolitan
Surati Ridwan Kamil, Wali Kota Bekasi Minta Tambahan Dana Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Surati Ridwan Kamil, Wali Kota Bekasi Minta Tambahan Dana Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Camat Semprot Disinfektan ke Jalur Pelarian Pasien Positif Covid-19 yang Kabur dari Rumah

Camat Semprot Disinfektan ke Jalur Pelarian Pasien Positif Covid-19 yang Kabur dari Rumah

Megapolitan
Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X