Gedung UKM dan IRTI Monas Dijadikan Tempat Wisata Kuliner

Kompas.com - 09/01/2014, 09:33 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi inspektur upacara dalam upacara IKADA, di lapangan IRTI Monas, Jakarta, Kamis (19/9/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi inspektur upacara dalam upacara IKADA, di lapangan IRTI Monas, Jakarta, Kamis (19/9/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta akan mengalihfungsikan gedung UKM yang berada dekat dengan Waduk Melati, Tanah Abang, dan Lapangan IRTI Monas menjadi kawasan kuliner. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan, para pedagang yang berdagang di dua tempat itu bersifat tematik.

"Untuk yang di gedung UKM, kita pilih dagangan kopi seluruh nusantara, dan dagangan di IRTI itu kuliner seluruh Indonesia ada," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (8/1/2014) malam.

Basuki menjamin, di gedung UKM, terdapat berbagai jenis kopi dari seluruh nusantara. Misalnya, kopi Aceh dan kopi Belitung. Nantinya, gedung UKM itu dapat berkembang menjadi lokasi nongkrong pilihan masyarakat yang mengangkat kenikmatan kopi lokal.

Dari usaha itu, bukan tak mungkin dapat memunculkan franchise kopi lokal dan bersaing dengan lainnya. Usaha berbagai jenis kopi dari seluruh Indonesia tersebut nantinya ditempatkan di lantai 2 gedung UMKM Waduk Melati, Jakarta Pusat.

Sedangkan UMKM lain berada di lantai dasar. Adapun upaya Pemprov DKI mendukung wisata kuliner di gedung UKM dengan bus tingkat wisata. Bus tingkat wisata yang rencananya tiba bulan ini akan terus melintasi gedung UKM.

Sementara, biaya pengembangan dua wisata kuliner itu dibiayai oleh CSR Sosro Group. Untuk pelaksanaannya diperkirakan akan dimulai tiga bulan ke depan. Dengan begitu, ia mengharapkan UMKM di IRTI Monas lebih berdenyut dan masyarakat bahkan turis juga tertarik mengunjungi gedung UMKM Waduk Melati yang selama ini terbengkalai.

Rencananya, sistem pembayaran menggunakan e-money. "Kita mesti uji coba dulu, bagaimana controlling-nya dan Pak Gubenur sudah setuju," ujar pria yang akrab disapa Ahok tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X