Lydia: Kepsek JIS Idap Paedofilia dari Suara Masyarakat

Kompas.com - 25/05/2014, 11:35 WIB
Kepala Jakarta International School Timmothy Carr (kiri). KOMPAS.com/Andri Donnal PutraKepala Jakarta International School Timmothy Carr (kiri).
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com — Pernyataan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Lydia Freyani Hawadi yang menyebutkan bahwa Kepala Sekolah JIS Tim Carr mengidap paedofil bukan murni tudingan dari dirinya.

Lydia menyebutkan, informasi itu didapat dari berita yang beredar di tengah-tengah masyarakat. "Ada suara masyarakat yang menyebutkan bahwa Tim Carr itu terindikasi paedofil," kata Lydia saat dikonfirmasi, Minggu (25/5/2014).

Dia menceritakan, perkataan bahwa Tim terindikasi paedofil itu dia ucapkan ketika konferensi pers di kantor Kemendikbud, Jumat (23/5/2014) lalu. Menurutnya, pada saat itu terdapat salah persepsi yang ditangkap oleh peliput yang datang.

Lydia menyebut, saat itu perkataannya bukanlah merupakan suatu bentuk tudingan atau penyataan, melainkan pertanyaan yang dia ajukan kepada pihak JIS.

"Saat itu saya mempertanyakan kepada JIS, apa benar Tim Carr itu paedofil?" ucapnya.

Selain dalam konferensi pers, tambahnya, dia mengaku juga pernah menanyakan langsung kepada pihak JIS terkait hal tersebut ketika mereka berkunjung ke Kemendikbud untuk mengurusi perizinan. Namun, pihak JIS yang waktu itu juga dihadiri oleh Tim, enggan menjawab.

"Saya pernah menanyakan langsung kepada JIS, waktu itu ada Tim Carr juga. Tapi dia (Tim Carr) hanya diam," kata Lydia.

Sebelumnya diberitakan, Lydia menyebut bahwa Tim Carr seorang paedofil didasarkan pada kasus William James Vahey, buronan FBI terkait pelecehan seksual kepada anak yang telah meninggal. Menurutnya, Vahey pernah menjabat sebagai wakil kepala sekolah di JIS.

Pernyataan Lydia itu pun merebak di media hingga akhirnya pihak JIS angkat bicara. Melalui kuasa hukumnya, Arry Ponto, JIS membantah bahwa Tim Carr terindikasi paedofil maupun Vahey yang pernah menjadi wakil kepala sekolah.

"Bill Vahey tidak pernah menjadi Deputy Head of School (Wakil Kepala Sekolah) JIS. Ia hanya pernah mengajar, dan telah mengundurkan diri pada tahun 2002," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X