Kompas.com - 30/08/2014, 01:40 WIB
Proses pengecoran dinding beton pada pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT), di Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2014). KOMPAS.com/ Abba GabrillinProses pengecoran dinding beton pada pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT), di Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengecoran dinding beton terkait pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT), di kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai dilakukan pada Jumat (29/8/2014) malam.

"Hari ini kami mulai tahapan pengecoran dinding stasiun diaphragm wall atau kami sebut D-Wall," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami, dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat malam.

Pengecoran dimulai pada pukul 22.30 WIB. Menurut Dono, pengecoran diperkirakan rampung pada pertengahan Maret 2015.

Untuk menghindari kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut, ujar Dono, pengecoran akan dilakukan pada malam hari. "Agar (pengecoran) tidak menggangu kenyamanan pengguna jalan," kata dia.

Stasiun MRT Bundaran HI, merupakan stasiun terpanjang yang akan dibangun oleh PT MRT Jakarta. Terdapat 235 panel yang memiliki kedalaman 24 meter dan lebar 4,3 meter. Butuh 20 truk semen untuk membuat dinding beton pada satu panel.

Selain pengecoran dinding stasiun, dalam beberapa waktu mendatang, kontraktor MRT akan membongkar pula jembatan penyeberangan orang (JPO), di dekat Bundaran HI. JPO pengganti sudah terpasang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X