Lurah Berkinerja Buruk Diminta Letakkan Jabatan

Kompas.com - 21/10/2014, 14:58 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPKD)  DKI Jakarta I Made Karmayoga KOMPAS. com/Indra AkuntonoKepala Badan Kepegawaian Daerah (BPKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada beberapa lurah di wilayah Jakarta Barat yang memiliki kinerja yang buruk. Karena itu, Kepala BKD I Made Karmayoga mengimbau para lurah di Jakarta Barat yang merasa tidak bisa mengikuti ritme kerja Pemprov DKI untuk meletakkan jabatannya.

I Made Karmayoga berencana memanggil beberapa lurah itu untuk menanyakan perihal buruknya kinerja mereka. Hal itu juga berdasarkan laporan dari Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi.

"Ada hal-hal yang akan saya tanyakan mengapa mereka tidak ingin melakukan pekerjaannya. Apakah karena rasa takut atau hal lainnya," kata Made, di Balaikota Jakarta, Selasa (21/10/2014).

Made enggan menyebutkan nama-nama maupun jumlah lurah yang ia maksudkan itu. Yang pasti, kata dia, apabila nantinya dari hasil pemanggilan ditemukan fakta bahwa para lurah berkinerja buruk tanpa alasan yang kuat, maka BKD akan segera memberikan rekomendasi pencopotan.

"Kalau tidak mau mundur dari jabatan, kami akan melakukan penyeleksian ulang. Intinya kami sedang memperpendek dan mempercepat simpul masalah yang ada di masyarakat," papar Made.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Megapolitan
Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Megapolitan
Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Megapolitan
Satpol PP DKI: Main Skateboard di Trotoar Silakan asal Patuhi Protokol Kesehatan

Satpol PP DKI: Main Skateboard di Trotoar Silakan asal Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Saat Elektabilitas Risma Sebagai Calon Gubernur DKI Lampaui Anies. . .

Saat Elektabilitas Risma Sebagai Calon Gubernur DKI Lampaui Anies. . .

Megapolitan
Pimpinan Geng Motor yang Bacok Polisi Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

Pimpinan Geng Motor yang Bacok Polisi Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

Megapolitan
Geng Motor Pesta Miras Sebelum Bacok Polisi di Menteng

Geng Motor Pesta Miras Sebelum Bacok Polisi di Menteng

Megapolitan
Usul Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan Ditolak, Ini Komentar Pimpinan DPRD DKI

Usul Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan Ditolak, Ini Komentar Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
Pemkot Tangsel Sebut Tak Ada Penanganan Khusus untuk Cegah Virus Corona B.1.1.7

Pemkot Tangsel Sebut Tak Ada Penanganan Khusus untuk Cegah Virus Corona B.1.1.7

Megapolitan
Dua Mahasiswa Papua Ditangkap, Ini Penjelasan Polisi

Dua Mahasiswa Papua Ditangkap, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Mengintip Pembangunan Zona 2 Rumah Lawan Covid-19 yang Hampir Rampung ...

Mengintip Pembangunan Zona 2 Rumah Lawan Covid-19 yang Hampir Rampung ...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X