Kompas.com - 03/03/2015, 11:21 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami saat acara penandatanganan kontrak pengadaan kereta antara PT MRT Jakarta dan Sumitomo Corporation, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/3/2015). Alsadad RudiDirektur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami saat acara penandatanganan kontrak pengadaan kereta antara PT MRT Jakarta dan Sumitomo Corporation, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/3/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — PT MRT Jakarta telah menyelesaikan proses tender untuk pengadaan kereta (rolling stock). Adalah Sumitomo Corporation yang terpilih sebagai penyedia kereta untuk layanan mass rapid transit (MRT) yang diperkirakan akan mulai beroperasi di Jakarta mulai 2017.

Penandatanganan kontrak pengadaan kereta antara PT MRT Jakarta dan Sumitomo dilakukan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami, dan Direktur Representative Sumitomo Corporation, Naoki Hidaka, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Acara ini disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Saat penyampaian laporannya, Sumitomo mengatakan bahwa kereta yang akan digunakan pada layanan MRT akan menggunakan sistem automatic train operation (ATO).

Dengan sistem ini, seorang masinis hanya bertugas menekan tombol buka tutup pintu dan menekan tombol start saat akan menjalankan kereta. "Ini merupakan teknologi terbaru yang ada di dunia. Kita ketahui Jepang memang salah satu (negara) yang terdepan dalam teknologi," kata Dono.

Besaran nilai kontrak untuk paket pengadaan kereta adalah sebesar 10,9 miliar yen, atau setara Rp 145 miliar. Nantinya Sumitomo mendatangkan 16 rangkaian kereta dari Jepang. Satu rangkaian kereta terdiri dari enam kereta. Spesifikasi kereta menggunakan standar Strasya (Standart Urban Railway System for Asia).

"Dalam sekali perjalanan, satu rangkaian kereta dapat mengangkut 1.950 penumpang. Dalam seharinya ditargetkan dapat mengangkut 173.000 penumpang," papar Dono.

Secara umum, kereta yang akan digunakan pada layanan MRT tidak akan berbeda dari kereta yang digunakan pada layanan KRL Commuter Line. Seperti halnya KRL, kereta pada layanan MRT juga beroperasi menggunakan tenaga dari listrik aliran atas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPDB SD Jalur ABK di Kota Tangerang Masih Dibuka Hari Ini, Berikut Tata Cara dan Syaratnya

PPDB SD Jalur ABK di Kota Tangerang Masih Dibuka Hari Ini, Berikut Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
UPDATE: Tambah 259 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 259 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta dan Tangerang Hujan Selepas Tengah Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta dan Tangerang Hujan Selepas Tengah Malam Nanti

Megapolitan
Kisah Azmi Ramadan, Bocah Tanpa Bola Mata yang Pernah Ditipu Penggalang Dana

Kisah Azmi Ramadan, Bocah Tanpa Bola Mata yang Pernah Ditipu Penggalang Dana

Megapolitan
Simak, Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Simak, Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
UPDATE: Tambah 61 Kasus di Kota Tangerang, 409 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 61 Kasus di Kota Tangerang, 409 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 bagi Warga 18 Tahun ke Atas di Jakarta Barat

Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 bagi Warga 18 Tahun ke Atas di Jakarta Barat

Megapolitan
Seleksi PPDB SD Jalur Perpindahan Orangtua dan Afirmasi di Kota Tangerang Diumumkan, Berikut Cara Aksesnya

Seleksi PPDB SD Jalur Perpindahan Orangtua dan Afirmasi di Kota Tangerang Diumumkan, Berikut Cara Aksesnya

Megapolitan
Kasus Dugaan Korupsi, Kepala Dinas Damkar Depok Diperiksa Kejari Selasa Ini

Kasus Dugaan Korupsi, Kepala Dinas Damkar Depok Diperiksa Kejari Selasa Ini

Megapolitan
Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

Megapolitan
Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X