Kompas.com - 22/03/2015, 19:42 WIB
Sebuah rumah kosong yang dulu sempat dihuni oleh Jack alias Engkos Koswara (27), Perumahan Graha Melasti, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (22/3/2015). Koswara diduga menjadi fasilitator dan yang mendanai orang-orang Indonesia yang ingin bergabung dengan ISIS.
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERASebuah rumah kosong yang dulu sempat dihuni oleh Jack alias Engkos Koswara (27), Perumahan Graha Melasti, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (22/3/2015). Koswara diduga menjadi fasilitator dan yang mendanai orang-orang Indonesia yang ingin bergabung dengan ISIS.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu dari lima tersangka yang ditahan Densus 88 Antiteror dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Furqon, adalah buronan yang sudah lama dicari polisi. Furqon merupakan seorang yang berhasil melarikan diri dari penangkapan Polresta Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 8 Januari 2015 lalu.

"F (Furqon) itu residivis dari terorisme Bima yang ditangkap di Cisauk, Tangerang Selatan, Sabtu (21/3/2015) malam bersamaan dengan empat tersangka lain. F juga masuk DPO (daftar pencarian orang) dari Densus 88," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono, Minggu (22/3/2015).

Sebelumnya, sudah ada dua orang terduga teroris yang ditangkap di Bima, yakni DE dan ER, warga Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, NTB.

DE dan ER sempat terlihat duduk bersama dengan Furqon di belakang kantor Wali Kota Bima. Furqon bersama DE dan ER terindikasi memiliki keterlibatan dalam jaringan Santoso di Poso.

Sedangkan dalam penangkapan yang dilakukan Densus 88 dan Polda Metro Jaya, Furqon diduga terlibat sebagai pelaksana, pembina, dan perekrut calon-calon anggota ISIS.

Furqon juga disebut ikut mengurus keberangkatan calon anggota ISIS ke Irak dan Suriah dalam waktu dekat ini. Dengan ditemukannya F, maka target polisi untuk menangkap jaringan teroris pimpinan Santoso semakin terungkap.

Densus 88 telah menangkap enam terduga teroris pada September 2014 di Bima, NTB. Penangkapan terduga teroris saat itu dilakukan di tempat terpisah.

Empat orang ditangkap di Kecamatan Soromandi, yaitu GW dan CL di Desa Punti, JW di Desa Kananta, dan SH di Dusun Sarita Desa Punti.

Sedangkan satunya, ND, ditangkap di Dompu. Dalam penangkapan, ND dinyatakan tewas dalam baku tembak dengan polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikut Nominal Zakat Fitrah DKI Jakarta Tahun 2021

Berikut Nominal Zakat Fitrah DKI Jakarta Tahun 2021

Megapolitan
Sejarah Masjid Jami Kalipasir: Tertua di Kota Tangerang, Berawal dari Gubuk Kecil untuk Syiar Islam

Sejarah Masjid Jami Kalipasir: Tertua di Kota Tangerang, Berawal dari Gubuk Kecil untuk Syiar Islam

Megapolitan
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 22 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Depok, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Depok, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 22 April 2021

Megapolitan
Penerima BST di Kota Tangerang Hanya 20.000 Orang, Pemkot Protes ke Kemensos

Penerima BST di Kota Tangerang Hanya 20.000 Orang, Pemkot Protes ke Kemensos

Megapolitan
Ditinggal Majikan ke Luar Kota, ART Tewas Gantung Diri di Serpong Garden Tangerang

Ditinggal Majikan ke Luar Kota, ART Tewas Gantung Diri di Serpong Garden Tangerang

Megapolitan
Pemprov DKI: Pengusaha Wajib Berikan THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

Pemprov DKI: Pengusaha Wajib Berikan THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

Megapolitan
Update 21 April: Bertambah 602, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 6.440

Update 21 April: Bertambah 602, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 6.440

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Depok, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Depok, 22 April 2021

Megapolitan
Penjambret Ponsel di Tambora Sudah 2 Kali Beraksi, Jual Hasil Curian ke Penadah di Pinggir Jalan

Penjambret Ponsel di Tambora Sudah 2 Kali Beraksi, Jual Hasil Curian ke Penadah di Pinggir Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X