Rencana Ahok untuk Pasar Gembrong - Kompas.com

Rencana Ahok untuk Pasar Gembrong

Kompas.com - 06/08/2015, 11:37 WIB
Kompas.com/Robertus Belarminus Pasar Gembrong di Jatinegara, Jakarta Timur yang terbakar. Rabu (5/8/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana merevitalisasi Pasar Gembrong. Mengenai tempat korban kebakaran, dia menyerahkan kepada mereka masing-masing.

Basuki berencana membangun pasar yang menjual berbagai mainan itu menjadi lebih besar. Sebab, kata dia, desain awal pembangunan Pasar Gembrong sudah salah.

Pasar Gembrong, selama ini, tidak bisa menampung penjual karpet. Hal itu mengakibatkan mereka berjualan di pinggir jalan. Dampaknya, terjadi kemacetan panjang di kawasan tersebut.

"Di dalam pasar itu, tadinya pedagang karpet tidak bisa masuk, nah makanya ini perlu didesain ulang, di mana pasarnya bisa masukin (pedagang) karpet sekalian," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2015). 

Mengenai tempat tinggal para korban kebakaran, Basuki tidak bisa memastikan akan ditempatkan ke mana. Menurut dia, warga dapat mengatur lokasi relokasi sementara mana yang akan ditempati. 

"Namanya juga bencana, dia bisa ngatur sendirilah. Dipindahin sementara," kata Basuki.

Sebelumnya diberitakan, permukiman di belakang Pasar Gembrong mengalami kebakaran pada Selasa malam. Api membakar hebat permukiman tersebut sejak pukul 20.00 sampai pukul 23.30.


Kebakaran menghanguskan sekitar 25 bangunan semi-permanen. Penyebab kebakaran masih simpang siur, tetapi diduga kuat dari sampah yang dibakar di kolong jembatan.

EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X