Ahok: Gila, Ada Anggaran Honor "Programmer" Rp 57 Juta untuk Enam Hari

Kompas.com - 20/11/2015, 10:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meresmikan gedung Blok D RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meresmikan gedung Blok D RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku terkejut dengan adanya rancangan anggaran "tenaga ahli programmer"  di dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

Anggaran itu, kata dia, tercantum dalam anggaran dinas dan suku dinas pendidikan.

Menurut Basuki, rancangan program itu merupakan modus satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mendapat honor. 

"Pakai nama apa tahu, enggak? Tenaga ahli programmer. Saya tanya itu buat apa. Itu buat scanner katanya. Anak saya 9 tahun bisa lakukan itu," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (20/11/2015). 

Basuki lebih terkejut ketika melihat rancangan anggarannya. Satu harinya, tenaga ahli tersebut diberi honor Rp 400.000, kemudian dikali sesuai dengan jumlah hari dan lokasi. Satu orangnya, kata dia, bisa dibayar hingga Rp 12 juta untuk bekerja selama 4 hari.

"Saya bilang, ini gila aja. Seolah-olah orang-orang ini ada di semua lokasi. Ada juga yang kerja 6 hari dibayar Rp 57 juta," kata Basuki. 

Menurut Basuki, rancangan ini layaknya tipuan matematika. Basuki berpendapat, SKPD DKI tidak berpikir bahwa dirinya akan meneliti anggaran satu per satu.

"Terus dia jawabnya apa? 'Oh iya, Pak, saya salah, Pak. Terus saya tanya, 'Berarti tahun lalu sama dong ada?' Dia jawab, 'Kami enggak pakai, Pak'. Ya sudah, santun jawabnya," kata Basuki.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

Megapolitan
5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

Megapolitan
Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Megapolitan
3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

Megapolitan
Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Megapolitan
Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X