Kompas.com - 09/12/2015, 12:07 WIB
(Dari kiri ke kanan) para calon wali kota dan wakil wali kota Depok, Pradi Supriyatna, Babai Suhaimi, Dimas Oky Nugroho, dan Idris Abdul Somad Pradi Supriyatna saat acara penetapan calon untuk Pilkada Depok 2015, di Kantor KPU Kota Depok, Senin (24/8/2015) Kompas.com/Alsadad Rudi(Dari kiri ke kanan) para calon wali kota dan wakil wali kota Depok, Pradi Supriyatna, Babai Suhaimi, Dimas Oky Nugroho, dan Idris Abdul Somad Pradi Supriyatna saat acara penetapan calon untuk Pilkada Depok 2015, di Kantor KPU Kota Depok, Senin (24/8/2015)
|
EditorAna Shofiana Syatiri
DEPOK, KOMPAS.com - Calon Wakil Wali Kota Depok, Babai Suhaimi, tidak mempermasalahkan pasangannya Dimas Oky Nugroho bukan merupakan warga Depok.

Babai menyamakannya dengan Joko Widodo yang memenangi Pilkada DKI dan Rano Karno di Banten.

"Beliau kan KTP-nya tidak di Depok, ya sama seperti Bapak Rano Karno di Banten, betul enggak? Seperti Jokowi di DKI. Yang penting ilmu dan kemampuannya. Betul enggak? Itu yang penting," kata Babai, usai mencoblos di TPS 17 Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2015).

Dimas hari ini tak ikut mencoblos dalam Pilkada Depok. Dimas, menurut dia, sedang memantau jalannya pesta demokrasi ini dari posko pasangan calon nomor urut satu ini.

"Pak Dimas mungkin sudah datang di basecamp," ujar Babai.

Politisi Golkar itu mengatakan, ia bersama Dimas yang berasal dari PDI Perjuangan memiliki target perolehan suara 60 persen di Depok.

Pihaknya telah fokus untuk dapat memenangi di setiap daerah. Namun, dia tetap memiliki beberapa wilayah yang jadi kantong suara atau basis mereka.

"Kalau betul-betul basis di Cipayung, Sawangan, Bojong Sari, Pancoran Mas, Cimanggis, itu sudah jadi basis kita," kata Babai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 17 Mei: Tambah 11 Kasus Covid-19 di Tangsel, 125 Pasien Dirawat

Update 17 Mei: Tambah 11 Kasus Covid-19 di Tangsel, 125 Pasien Dirawat

Megapolitan
Update 17 Mei: Kasus Covid-19 di Depok Bertambah 8

Update 17 Mei: Kasus Covid-19 di Depok Bertambah 8

Megapolitan
Update 17 Mei: Tambah 8 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 59 Pasien Dirawat

Update 17 Mei: Tambah 8 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 59 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jumlah Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Saat Warga Boleh Lepas Masker di Area Terbuka

Jumlah Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Saat Warga Boleh Lepas Masker di Area Terbuka

Megapolitan
Cara Aktivasi Akun PPDB Jakarta

Cara Aktivasi Akun PPDB Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Rencanakan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Sepanjang 300 Meter pada 2023

Pemprov DKI Rencanakan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Sungai Sepanjang 300 Meter pada 2023

Megapolitan
Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila, Kolonel Priyanto Dianggap Tak Punya Jiwa Sapta Marga

Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila, Kolonel Priyanto Dianggap Tak Punya Jiwa Sapta Marga

Megapolitan
Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Megapolitan
Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

Megapolitan
Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.