Setelah Ledakan Bom Sarinah, Anggota Brimob Laras Panjang Jaga Kantor Ahok

Kompas.com - 15/01/2016, 09:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Selasa (8/12/2015). KOMPAS.COM/KURNIA SARI AZIZAHGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Selasa (8/12/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah bom yang meledak di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) kemarin, pengamanan di Balai Kota diperketat.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku mendapat penambahan pasukan Brimob Mabes Polri. 

"Kami dapat tambahan personel polisi Brimob dengan senjata laras panjang," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (15/1/2016).

Saat wawancara berlangsung, Basuki kedatangan seorang polisi yang diketahui bernama Hendy. Dia memperkenalkan diri kepada Basuki dan mengaku berasal dari Mabes Polri.

"Izin kami personel tambahan dari Mabes Polri, 20 personel," kata Hendy.

Basuki mengucapkan terima kasih dan bertanya sampai kapan personel kepolisian ditempatkan di Balai Kota.

Hendy menjawab, penugasannya bergantung pada instruksi pimpinannya. Basuki pun meminta pengawal pribadinya untuk menemani polisi itu dan berkoordinasi dengan Kepala Biro Umum DKI Agustino Dharmawan.

"Ini kan kami kantornya dekat kantor Wapres. Jadi, sekeliling depan, belakang, kanan, kiri, ditambah personel tambahan," kata Basuki.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut tambahan pasukan diberlakukan di semua kantor pemerintahan yang berada di kawasan Ring 1. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, lingkungan Balai Kota terlihat ramai seperti biasanya. Belum ada motor maupun truk yang mengangkut polisi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Hendak Maling, Seorang Pria Ditangkap Warga di Lapangan Sangego

Diduga Hendak Maling, Seorang Pria Ditangkap Warga di Lapangan Sangego

Megapolitan
Ruang Panel Listrik Terbakar, Aliran Listrik Mal Pluit Junction Dipadamkan Sementara

Ruang Panel Listrik Terbakar, Aliran Listrik Mal Pluit Junction Dipadamkan Sementara

Megapolitan
Seorang Korban Pesawat Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi Lewat DNA di Sikat Gigi

Seorang Korban Pesawat Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi Lewat DNA di Sikat Gigi

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 21 RS Rujukan Pasien Kasus Pascavaksinasi Covid-19, Ini Daftarnya...

Pemprov DKI Siapkan 21 RS Rujukan Pasien Kasus Pascavaksinasi Covid-19, Ini Daftarnya...

Megapolitan
UPDATE Sriwijaya Air 17 Januari: 3 Jenazah yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga

UPDATE Sriwijaya Air 17 Januari: 3 Jenazah yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Muncul 63 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 ada 5.168 Kasus di Kota Tangerang

UPDATE 17 Januari: Muncul 63 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 ada 5.168 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Megapolitan
Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Megapolitan
Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

Megapolitan
Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Megapolitan
Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Megapolitan
Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Megapolitan
Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Megapolitan
Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X