Polisi Sebut Tersangka Mutilasi Wanita Hamil di Cikupa Seorang "Playboy"

Kompas.com - 21/04/2016, 17:22 WIB
Terduga pelaku mutilasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang saat ditangkap di sebuah rumah makan Padang di Surabaya pada Rabu (20/4/2016) lalu. IstimewaTerduga pelaku mutilasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang saat ditangkap di sebuah rumah makan Padang di Surabaya pada Rabu (20/4/2016) lalu.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - AG (33), terduga pelaku pembunuh sekaligus pemutilasi teman wanitanya, NA (34) diketahui telah berada selama sepekan di Surabaya.

Selama di sana, AG menumpang di rumah makan tempat ia pernah bekerja selama dua tahun.

"Jadi dia bersembunyi ditempat kawannya di RM Selera Bundo di Surabaya. Dia juga pernah tinggal dan kerja di sana dua tahun," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/4/2016).

(Baca: Tersangka Pelaku Mutilasi Cikupa Menangis Saat Ditangkap di Rumah Makan)

Krishna menambahkan, AG juga ternyata mempunyai kekasih di Surabaya. Saat melakukan pelariannya, AG sempat menemui kekasihnya yang tinggal di Surabaya itu.

Namun, Krishna enggan menyebut identitas kekasih AG tersebut. "Dia playboy, dia juga menemui pacarnya di sana. Pacaranya tidak tahu kalau dia sudah punya istri dan habis melakukan pembunuhan, kalau tahu juga dia pasti tidak diterima dan diusir," ucapnya.

Polisi berhasil menangkap AG, pelaku pembunuhan NA. Adapun NA ditemukan tewas dengan kondisi dimutilasi di sebuah rumah kontrakan wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

(Baca: Usai Mutilasi Wanita Hamil, AG Kabur ke Rumah Pacarnya yang Lain)

Pada Kamis (14/4/2016), tim gabungan menemukan kedua tangan NA yang dipotong di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, potongan kedua kaki jenazah masih belum ditemukan. Saat dibunuh, NA sedang hamil tujuh bulan.

Jenazah NA kini masih disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang untuk dititipkan sementara guna kepentingan penyelidikan sebelum dikembalikan kepada keluarganya di Kabupaten Lebak, Banten.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Etika Bertransportasi Publik, Tidak Video Call hingga Antivandalisme

Etika Bertransportasi Publik, Tidak Video Call hingga Antivandalisme

Megapolitan
Ini Alasan Jakarta International Stadium Tidak Masuk Daftar Stadion Piala Dunia U-20

Ini Alasan Jakarta International Stadium Tidak Masuk Daftar Stadion Piala Dunia U-20

Megapolitan
Kajian Penataan PKL di Trotoar Sudirman-Thamrin Ditargetkan Rampung Desember 2019

Kajian Penataan PKL di Trotoar Sudirman-Thamrin Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Mengenal Surat Roya dan Cara Mengurusnya...

Mengenal Surat Roya dan Cara Mengurusnya...

Megapolitan
Senyum Warga Pulau Payung, Kepulauan Seribu Kini Dialiri Air Bersih

Senyum Warga Pulau Payung, Kepulauan Seribu Kini Dialiri Air Bersih

Megapolitan
LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

Megapolitan
Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Megapolitan
Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X