Guru Sekolah: Gloria Tetap Tegar dan Masih Punya Harapan Ikut Paskibraka

Kompas.com - 16/08/2016, 11:51 WIB
Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. Andreas Lukas Altobeli/KOMPAS.comGloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

DEPOK, KOMPAS.com - Wakil Kepala Sekolah SMA Islam Dian Didaktika Depok, Pratik Murwatno, mengatakan, siswinya Gloria Natapradja Hamel (16) terlihat tegar saat bertemu Menteri Pemuda dan Olahrga Imam Nahrawi.

Gloria masih punya keinginan untuk ikut bertugas menjadi Paskibraka di upacara kemerdekaan di Istana besok.

"Saya sangat terharu dan sedih, tapi anaknya tegar. Mungkin dia sedih, tapi dia bisa tutupi. Untuk anak seusia dia, dia luar biasa," kata Pratik saat ditemui Kompas.com di sekolahnya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/8/2016).

Pratik yang mengetahui masalah yang dihadapi siswinya itu menemui langsung Gloria di Cibubur kemarin. Pratik mengaku sempat memberi semangat kepada siswi kelas XI sekolahnya itu.

"Saya bilang tetap semangat, kamu yang terbaik dan semua berserah kepada Allah, karena Allah yang mengatur ini semua," ujar Pratik.

Gloria saat pertemuan itu menyatakan akan melalui semua kejadian yang dihadapinya ini. Gloria juga mensyukuri Menpora sudah berusaha membantu untuknya. Ia masih punya harapan untuk ikut bertugas jadi Paskibraka di 17 Agustus 2016 besok.

"Pengibaran kan masih lusa, siapa tahu ya, mungkin masih ada titik harapan," ujar Gloria, kemarin.

Pratik menceritakan, Gloria termasuk tiga siswa yang dikirim sekolahnya pada April atau Mei 2016 lalu untuk diseleksi menjadi Paskibraka. Di tingkat Kota Depok, Gloria lolos melewati dua temannya, dan dikirim ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ternyata, Gloria lolos dari tingkat provinsi ke tingkat pusat. Menurut Pratik, Gloria sedianya yang akan menjadi pembawa bendera pada upacara kemerdekaan besok. Tiga minggu belakangan, dia sudah mengikuti karantina di pusat pelatihan Paskibraka di Cibubur.

Namun, belakangan Gloria tersandung masalah kewarganegaraan membuatnya gugur jadi anggota Paskibraka. Pasalnya, Gloria memiliki paspor Prancis. Ayah Gloria memang berkewarganegaraan Prancis sementara ibunya merupakan WNI.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X