Kompas.com - 23/11/2016, 23:42 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan foto) sedang bertepuk tangan saat tiba di Dermaga Utama Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Agus terlihat masih di atas kapal. Sementara dipaling kiri, sebuah helikopter terbang rendah. Rabu (23/11/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusCalon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan foto) sedang bertepuk tangan saat tiba di Dermaga Utama Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Agus terlihat masih di atas kapal. Sementara dipaling kiri, sebuah helikopter terbang rendah. Rabu (23/11/2016)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kampanye calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, di Kabupaten Kepulauan Seribu, dihadiri banyak anak-anak, Rabu (23/11/2016).

Anak-anak tersebut masuk ke area kampanye Agus-Sylvi, baik sekadar ikut-ikutan atau karena ada orangtuanya.

Misalnya, saat Agus dan Sylvi memulai kampanye di Pulau Kelapa. Anak-anak berseragam sekolah terlihat hadir di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Agus berjanji akan meminta timnya agar anak-anak tidak dilibatkan dalam kampanye.

"Bahkan kalau kita tahu mereka menggunakan atribut, kita minta baik-baik tolong dicopot, nanti menimbulkan fitnah dan sebagainya," kata Agus, di Pulau Untung Jawa, Rabu (23/11/2016).

Agus membantah jika pihaknya mengundang anak-anak hadir dalam kampanye. Namun dia mengakui sulit untuk melarang anak-anak hadir di lokasi kampanye.

"Ini kan rumah mereka, apa kami bisa menolak kedatangan mereka? Tapi kami juga meyakinkan tim yang ada di sini untuk memberitahu kepada keluarga (anak tersebut)," ujar Agus.

"Kami berupaya sesuai aturan tapi sulit sekali, sekali lagi, ini rumah mereka. Masa tiba-tiba kami datang, (bilang) ah saya enggak mau turun dari kapal ada anak-anak, etis tidak, saya pikir tidak etis," lanjut dia.

Kompas TV Agus Yudhoyono Berenang di Laut saat Kampanye
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Megapolitan
Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Megapolitan
Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Megapolitan
Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Megapolitan
Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Megapolitan
Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.