Kompas.com - 20/12/2016, 13:03 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Fifi Leiti Indra, Koordinator Tim Kuasa Hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyatakan bahwa mereka tetap pada eksepsinya.

Hal itulah yang ingin disampaikan pihaknya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara setelah mendengarkan tanggapan jaksa penuntut umum yang sudah membacakan tanggapannya terkait eksepsi Ahok dan tim kuasa hukumnya. Namun, majelis hakim menolak permintaan dari tim pengacara.

"Kami ingin menekankan saja bahwa kami tetap dengan eksepsi kami," kata Fifi di PN Jakarta Utara, Selasa (20/12/2016).

Fifi mengatakan, eksepsinya juga dikuatkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan dengan jelas bahwa Pasal 156 a adalah pasal sisipan dalam KUHP. Dengan demikian, Pasal 156 a hanya boleh diterapkan atau upaya terakhir bila sudah ada teguran keras.

"Contohnya Pak Basuki sudah diberikan teguran keras, tapi beliau mengabaikan dan mengulangi lagi perbuatan tersebut," kata Fifi.

Ketika kembali mengulangi, Pasal 156 a baru bisa diterapkan. Pandangan ini juga dicantumkan dalam eksepsi Ahok dan dianggap bagian penting.

"Artinya, ini adalah hukum yang seharusnya diberlakukan. Ini harus diberlakukan lebih dulu," kata dia.

Kompas TV JPU: Niat Ahok Tak Bisa Dipisahkan dari Pilkada
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Megapolitan
Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Megapolitan
Baim Wong-Paula 'Nge-prank' Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Baim Wong-Paula "Nge-prank" Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Megapolitan
Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Megapolitan
Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Megapolitan
Dukung Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Dukung Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Megapolitan
Bikin 'Prank' Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Bikin "Prank" Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Megapolitan
Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Megapolitan
Bakal Direlokasi karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Bakal Direlokasi karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Megapolitan
'Nge-prank' Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

"Nge-prank" Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

Megapolitan
11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

Megapolitan
Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena 'Prank' Polisi soal KDRT…

Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena "Prank" Polisi soal KDRT…

Megapolitan
'Nge-Prank' Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

"Nge-Prank" Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

Megapolitan
Bikin Konten 'Prank' KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Bikin Konten "Prank" KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.