Kompas.com - 15/03/2017, 21:37 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengkritik penggusuran Kampung Akuarium oleh Pemprov DKI Jakarta. Menurut dia, penggusuran itu menyisakan kepedihan bagi warga.

"Mereka (Kampung Akuarium) digusur bulan April (2016) lalu, sampai sekarang enggak ada kegiatan apa pun, kecuali bongkahan-bongkahan, kuburan puing dari rumah warga," kata Anies di Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (15/3/2017).

(Baca juga: Mengapa Banyak Warga Kampung Akuarium Enggan Pindah ke Rusun?)

Kampung Akuarium ini dianggapnya sebagai salah satu contoh kegagalan Pemprov DKI Jakarta menata Jakarta.

Anies menambahkan, saat ini ada sekitar 300 kampung di Jakarta yang akan digusur. Di depan warga, Anies menganalogikan, bila satu kampung ada 1.000 orang, maka akan ada 300.000 lebih warga yang akan menjadi korban penggusuran.

"Mari selamatkan seluruh warga kampung seluruh Jakarta. Jadi bukan hanya mikir saya dapat apa, tetapi nyoblos menyelamatkan saudara kita semua dari penggusuran," kata Anies.

(Baca juga: Djarot Ingin Pembangunan di Kampung Akuarium dan Pasar Ikan Segera Tuntas)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menambahkan, gagasan dia soal penataan berbeda dengan kebijakan gubernur saat ini.

Anies menganggap cara menata kota dengan penggusuran merupakan cara yang usang.

"Pendekatan yang akan kami lakukan penataan sehingga warganya bisa tinggal di sana. Kami ini dikritik terus karena berikan DP 0 rupiah (program rumah murah). Kami ini berpihak pada rakyat kecil yang susah beli rumah," kata Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Transjakarta 5N Kampung Melayu-Ragunan

Rute Transjakarta 5N Kampung Melayu-Ragunan

Megapolitan
Rute Transjakarta 4B Universitas Indonesia-Stasiun Manggarai

Rute Transjakarta 4B Universitas Indonesia-Stasiun Manggarai

Megapolitan
Rute Transjakarta 6C Stasiun Tebet-Karet via Patra Kuningan

Rute Transjakarta 6C Stasiun Tebet-Karet via Patra Kuningan

Megapolitan
Rute Transjakarta 3E Sentraland Cengkareng-Puri Kembangan

Rute Transjakarta 3E Sentraland Cengkareng-Puri Kembangan

Megapolitan
Kronologi Pria Mengaku Wanita Peras Warga Ancam Sebarkan Rekaman 'Video Call Sex'

Kronologi Pria Mengaku Wanita Peras Warga Ancam Sebarkan Rekaman "Video Call Sex"

Megapolitan
Pilih Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia untuk Titip Motor, Warga: Di Dalam Mal Lebih Mahal

Pilih Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia untuk Titip Motor, Warga: Di Dalam Mal Lebih Mahal

Megapolitan
Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia Disebut Dalang Kemacetan, Jukir: Kami Hanya Mencari Uang

Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia Disebut Dalang Kemacetan, Jukir: Kami Hanya Mencari Uang

Megapolitan
Disperindag Tangsel Pastikan Stok Bahan Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Disperindag Tangsel Pastikan Stok Bahan Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Megapolitan
Bicara Sosok Ideal Sekda DKI, Fraksi PSI: Seperti Bang Marullah Matali

Bicara Sosok Ideal Sekda DKI, Fraksi PSI: Seperti Bang Marullah Matali

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bakal Gelar Operasi Pasar, Telur Dijual Rp 30.000 Per Kg

Pemkot Tangsel Bakal Gelar Operasi Pasar, Telur Dijual Rp 30.000 Per Kg

Megapolitan
Kritik Pencopotan Marullah Matali dari Jabatan Sekda, Fraksi PSI DPRD DKI: Kurang Bijaksana

Kritik Pencopotan Marullah Matali dari Jabatan Sekda, Fraksi PSI DPRD DKI: Kurang Bijaksana

Megapolitan
Coba Bunuh Diri, Pria Asal Pemalang Tenggelamkan Diri di Selokan Tambora

Coba Bunuh Diri, Pria Asal Pemalang Tenggelamkan Diri di Selokan Tambora

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Siapkan Proses Lelang Jabatan Sekda Definitif

Pemprov DKI Masih Siapkan Proses Lelang Jabatan Sekda Definitif

Megapolitan
Ibu-ibu di Cengkareng Diduga Peras Pengendara Motor dengan Modus Pura-pura Tertabrak

Ibu-ibu di Cengkareng Diduga Peras Pengendara Motor dengan Modus Pura-pura Tertabrak

Megapolitan
Orangtua Murid Pilih Bertahan meski Pemkot Depok Akan Kosongkan SDN Pondok Cina 1 Setelah Ujian

Orangtua Murid Pilih Bertahan meski Pemkot Depok Akan Kosongkan SDN Pondok Cina 1 Setelah Ujian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.