Kompas.com - 20/04/2017, 10:02 WIB
Selama 20 menit, Ahok dan Anies membicarakan sejumlah perencanaan di Balai Kota, Jakarta Pusat. Hal itu menyusul hasil quick count dari sejumlah lembaga suvei untuk hasil Pilkada DKI Jakarta yang mengunggulkan Anies-Sandiaga, Kamis (20/4/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaSelama 20 menit, Ahok dan Anies membicarakan sejumlah perencanaan di Balai Kota, Jakarta Pusat. Hal itu menyusul hasil quick count dari sejumlah lembaga suvei untuk hasil Pilkada DKI Jakarta yang mengunggulkan Anies-Sandiaga, Kamis (20/4/2017)
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima calon gubernur. Anies Baswedan, di ruang tamunya, Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (20/4/2017).

Awalnya, pria yang akrab disapa Ahok itu ingin mengajak Anies menemani dia melayani aduan warga.

"Saya nawarin, mau enggak besok pagi kan kita terima (warga) jam setengah 8, jadi Pak Anies juga ikut supaya bisa lihat bagaimana saya ketemu orang," ujar Ahok di Kantor DPP Partai Nasdem, kemarin, Rabu (19/4/2017).

(Baca juga: Anies Datang Saat Ahok Layani Warga di Balai Kota )

Pagi tadi, Ahok sudah tiba di Balai Kota DKI sejak pukul 07.17 WIB. Dia langsung melayani aduan warga yang sudah mengantre sejak pagi.

Namun, Anies tidak kunjung datang. Anies baru tiba setelah pelayanan warga sudah hampir selesai.

Saat itu, Anies langsung masuk ke dalam Balai Kota dan melewati Ahok yang sedang dikelilingi warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak lama kemudian, Ahok menyusul Anies. Keduanya melakukan pertemuan tertutup di dalam ruang tamu.

Usai pertemuan tersebut, Ahok mengatakan, mereka berbicara soal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

(Baca juga: Apa Hasil Pertemuan Ahok dan Anies Selama 20 Menit di Balai Kota?)

Ahok mengajak Anies dan tim anggarannya untuk ikut memantau proses penyusunannya.

"Saya sampaikan pada Pak Anies, ini kan APBD Perubahan saya yang susun, tentu kita mesti duduk bareng. Ini mesti disampaikan ke partai pendukungnya jangan sampai nanti deadlock," ujar Ahok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.