Kompas.com - 16/06/2017, 21:16 WIB
Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa wartawan usai buka bersama di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017) malam. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa wartawan usai buka bersama di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017) malam.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan enggan mengomentari penertiban bangunan liar semipermanen di kolong tol di seberang Kalijodo, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Soal penertiban itu ditanyakan wartawan kepada Anies karena saat kampanye Pilkada DKI Jakarta lalu, Anies menolak tindakan penertiban yang sering dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Saya belum bertugas jadi saya enggak mau komentar lebih jauh," kata Anies usai acara buka puasa bersama di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017) malam.

Sikap Anies itu berbeda dengan pasangannya, Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno. Saat ditanya hal yang sama, Sandiaga dengan tegas menyatakan bahwa ia mendukung penertiban oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Sandi, Pemprov DKI sudah mengeluarkan banyak biaya dan tenaga untuk menertibkan kawasan Kalijodo sebelumnya, sehingga penertiban yang sama harus didukung.

Lihat: Sandiaga Dukung Penertiban Permukiman di Seberang RPTRA Kalijodo

Bangunan semipermanen di kolong tol di seberang Kalijodo menjadi tempat prostitusi. Minuman keras pun beredar di sana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah Kota Jakarta Utara pada Rabu lalu telah menertibkan area kolong tol di seberang Kalijodo itu. Ke depan, area tersebut akan dipagari dan rencananya akan dipakai sebagai area parkir berbayar.

Baca juga: Usai Ditertibkan, Kolong Tol Dekat Kalijodo Akan Dijadikan Lahan Parkir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Megapolitan
Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Megapolitan
Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Megapolitan
Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Megapolitan
Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Megapolitan
Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Megapolitan
Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Megapolitan
Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Megapolitan
Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Megapolitan
Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Megapolitan
Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Bendahara Kelurahan Duri Kepa Bantah Pinjam Uang Warga untuk Kepentingan Pribadi

Bendahara Kelurahan Duri Kepa Bantah Pinjam Uang Warga untuk Kepentingan Pribadi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.