Anies Akan Pakai Seragam Pelantikan Bikinan Penjahit Langganan Pemprov

Kompas.com - 10/10/2017, 18:31 WIB
Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (10/10/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (10/10/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan akan memakai seragam yang dibuat penjahit langganan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat dilantik menjadi gubernur pada 16 Oktober 2017. Menurut Anies, penjahit itu sudah menjahit seragam untuk pelantikan sejak era Tjokropranolo menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, yaitu pada periode 1977-1982.

"Ada petugas dari Pemda. Beliau saya tanya sejak kapan menjahit, sejak Pak Tjokropranolo kata dia. Jadi setiap gubernur sejak zaman itu," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Menurut Anies, dia dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak memiliki persiapan khusus jelang pelantikan nanti. Dia juga menyebut belum ada kepastian rincian acara yang akan digelar seusai pelantikan dilangsungkan di Istana Negara.

"Persiapan tidak ada yang khusus. Kita menunggu aja sesudah nanti semuanya pasti, kabarnya nanti tanggal 16 sore," kata dia.

Baca juga: Pelantikan Anies-Sandi Ikuti Konsep Protokol Istana

Jauh-jauh hari sebelum dilantik, lanjut Anies, tim sinkronisasi mereka sudah menyelesaikan berbagai persiapan untuk memimpin Jakarta. Tim sinkronisasi itu turut terlibat dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2017 dan APBD 2018.

"Secara umum, konten dan lain-lain sudah berbulan-bulan kita siapkan, tim sinkronisasi sudah bekerja, sudah tuntas, dan itulah modal kita untuk memasuki tanggung jawab baru nanti," kata Anies.

Anies-Sandi akan dilantik langsung Presiden Joko Widodo. Keduanya menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta setelah memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada di Kelurahan Kasus Covid-19 Tertinggi, Korban Kebakaran Pademangan Barat Diingatkan Jaga Jarak di Pengungsian

Ada di Kelurahan Kasus Covid-19 Tertinggi, Korban Kebakaran Pademangan Barat Diingatkan Jaga Jarak di Pengungsian

Megapolitan
3 Pemuda Ditangkap, Buat Grup Berbayar Jual Pornografi Anak-anak

3 Pemuda Ditangkap, Buat Grup Berbayar Jual Pornografi Anak-anak

Megapolitan
Ceritakan Kasusnya di Medsos, Korban Pemerkosaan di Bintaro Ingin Dapatkan Keadilan

Ceritakan Kasusnya di Medsos, Korban Pemerkosaan di Bintaro Ingin Dapatkan Keadilan

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Megapolitan
Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Megapolitan
Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X