Tanggul Jebol di Jatipadang, Anies Sebut 20 Orang Mengungsi

Kompas.com - 19/10/2017, 19:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan pengarahan kepada pejabat Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/10/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan pengarahan kepada pejabat Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/10/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sekitar 15-20 orang mengungsi akibat tanggul jebol di RT 11 RW 06 Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Anies mendapatkan laporan itu dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Jupan Royter.

"Ada 15-20 individu yang saat ini mengungsi ke sebuah masjid terdekat, Masjid Al Ridwan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (19/10/2017) malam.

Anies mengatakan, tanggul jebol itu kira-kira berukuran 10 meter. Ketinggian air pada malam ini mencapai 30 sentimeter.

Menurut dia, petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta sudah berada di lokasi untuk mempercepat penyedotan air. Bantuan logistik untuk warga sekitar pun sudah tiba.

Baca: Tanggul Jebol, Daerah Jatipadang Banjir hingga Semeter Lebih

"Supply logistik sudah datang. Tadi saya sampaikan pada semua, amankan semua warga. Jangan sampai ada masalah, terutama kesehatan, lalu supply makanan dipastikan aman," kata Anies.

Pada malam ini, Anies meninjau beberapa titik banjir melalui Jakarta Smart City di lantai 3 Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Selain di Jatipadang, Anies menyebut genangan juga terjadi di daerah Mampang, Jakarta Selatan.

"Sebetulnya saya ke sini pengin liat perkembangan karena ada laporan tanggul jebol, kemudian ada laporan mulai genangan air yang makin meninggi. Ada di Kemang tapi lagi ditunggu laporan lengkapnya," ucapnya.

Baca: Banjir dan Pohon Tumbang di Jakarta Sore Ini, Cek Lokasinya

Tanggul di RT 11 RW 06 Jatipadang jebol pada Kamis petang. Lurah Jatipadang Novriyanto mengatakan, tanggul tersebut jebol akibat tak kuat menahan aliran dari kali.

"Iya jebol, itu tanggul dari karung pasir," kata Novriyanto saat dikonfirmasi.

Dua bulan lalu, tanggul aslinya jebol. Namun belum sempat diperbaiki sehingga hanya mengandalkan tumpukan karung pasir. Banjir pun tak terelekkan di permukiman sekitar tanggul.

Novriyanto menyebutkan banjir cukup tinggi muncul di Jalan Ketapang, Jalan Jatipadang 3, Jalan Nurul Iman, dan Gang Sabili.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X