Lalu Lintas Sistem Satu Arah Diberlakukan di Jalan Lodan Raya

Kompas.com - 01/11/2017, 15:43 WIB
Kemacetan di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, merupakan dampak dari pengerjaan ducting kabel utilitas. Foto diambil Rabu (18/10/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comKemacetan di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, merupakan dampak dari pengerjaan ducting kabel utilitas. Foto diambil Rabu (18/10/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai Rabu (1/11/2017) ini hingga 15 November 2017, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara memberlakukan arus lalu lintas sistem satu arah di Jalan Lodan Raya menuju Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Benhard Hutajulu mengatakan, sistem satu arah diberlakukan karena ada pengerjaan galian utilitas di Jalan Lodan Raya. Hal itu mengakibatkan kepadatan lalu lintas yang cukup parah.

Baca juga : Pengerjaan Ducting Kabel Utilitas Bikin Macet Jalan Lodan Raya

Sistem satu arah akan dimulai dari Simpang Kampung Bandan hingga Jalan Tongkol. Masyarakat yang hendak melintas diarahkan menuju Jalan Parang Tritis atau melewati Kampung Bandan. Sedangkan truk trailer atau kendaraan peti kemas diarahkan masuk ke dalam tol dalam kota.

"Selama 15 hari pembangunan galian untuk utilitas oleh Sudin Binamarga," ujar Benhard saat dihubungi Kompas.com, Rabu siang.

Benhard mengatakan, sejumlah penanda sistem satu arah juga telah diletakan di tempat-tempat yang mudah dilihat. Dia meyakinkan pemberlakuan sistem tersebut tak akan mengganggu aktivitas masyarakat karena terdapat sejumlah jalan alternatif lain yang bisa dilalui.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X