Jalan Layang Pancoran Belum Rampung, Sandiaga Tetap Sembelih Sapi

Kompas.com - 30/12/2017, 19:57 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meninjau proyek pembangunan flyover Pancoran, Sabtu (30/12/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meninjau proyek pembangunan flyover Pancoran, Sabtu (30/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tetap akan memenuhi janjinya untuk menyembelih seekor sapi. Meskipun, pembangunan jalan layang Pancoran tidak selesai tepat waktu pada akhir 2017 ini.

"Karena sudah diniatkan. Kelihatannya strukturnya sudah jadi, tetapi karena cuaca (jadi belum selesai), ya saya akan tetap potong sapi," ujar Sandiaga saat meninjau jalan layang Pancoran, Sabtu (30/12/2017).

Sandiaga berharap, pemotongan sapi itu bisa memberi keberkahan bagi jalan layang Pancoran.

"Itu nanti saya langsung diniatkan dengan doa, ini (jalan layang Pancoran) selesai tepat 15 Januari bisa dipakai," ujar Sandiaga.


Baca juga: Sandiaga Potong Sapi jika Flyover Pancoran Selesai Tepat Waktu

Ia berencana menyembelih sapi di Masjid Al-Ikhlas, Jatipadang. Namun, dia belum menyebut waktu penyembelihannya.

Sebelumnya, Sandiaga pernah berjanji akan menyembelih sapi, jika pembangunan jalan layang Pancoran selesai tepat waktu. Target penyelesaiannya 31 Desember 2017. Namun, sampai hari ini, pengerjaannya belum selesai.

Baca juga: Sandiaga: Pastikan 15 Januari Flyover Pancoran Bisa Dipakai!

Jalan layang memang sudah tersambung dan sudah diaspal. Namun, pagar pembatas betonnya belum terpasang semua.

Selain itu, tiang lampu penerangan jalan juga belum terpasang meski sudah tersedia. Sandiaga menargetkan jalan layang Pancoran bisa digunakan 15 Januari 2018.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorKurnia Sari Aziza
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Close Ads X