Sandiaga: Mungkin Suatu Saat Tukang Becak Jadi "Trainer" di OK OCE

Kompas.com - 27/01/2018, 10:35 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (25/1/018). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (25/1/018).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana merekrut tukang becak menjadi pelatih dalam program OK OCE.

"Mungkin suatu saat mereka jadi trainer juga di OK OCE karena sekarang banyak komunitas sepeda di mana-mana, sementara para penarik becak sangat mahir dalam tentunya menjaga kayuhannya," ujar Sandiaga saat meresmikan kantor sekretariat OK OCE di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (27/1/2018).

Ia berharap cara ini dapat meningkatkan kesejahteraan tukang becak. Dengan cara ini, Sandiaga berharap tukang becak dapat "naik kelas", menjadi bagian pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

"Lebih dari 300 komunitas sepeda di DKI, kalau bisa menyerap satu atau dua penarik becak ini kan bisa terasimilasi mereka. Ini bentuk kami memastikan meningkatkan kesejahteraan mereka karena selama ini belum terpikirkan kesejahteraan mereka. Kami ingin mereka naik kelas juga," ujarnya.

Baca juga: Sandiaga Ingin Tukang Becak di Jakarta Naik Kelas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga berencana menata becak di Ibu Kota. Mereka akan mengizinkan becak beroperasi di Jakarta. Meski demikian, Anies-Sandiaga akan membuat ketentuan khusus terkait rute becak. Becak hanya boleh melintasi jalan lingkungan, bukan di jalan-jalan protokol.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X