Pasar Kaget Ikan Bandeng Muncul di Rawa Belong Jelang Imlek - Kompas.com

Pasar Kaget Ikan Bandeng Muncul di Rawa Belong Jelang Imlek

Kompas.com - 13/02/2018, 06:01 WIB
Para penjual ikan bandeng dadakan muncul di Pasar Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (12/2/2018), jelang perayaan Hari Raya Imlek.RIMA WAHYUNINGRUM Para penjual ikan bandeng dadakan muncul di Pasar Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (12/2/2018), jelang perayaan Hari Raya Imlek.

JAKARTA, KOMPAS.com - Begitu memasuki gapura Pasar Rawa Belong, Jalan Sukabumi Utara, Palmerah, Jakarta Barat, pembeli kini langsung menemukan deretan penjual ikan bandeng.

Mereka muncul sejak Senin (12/2/2018) kemarin. Penjualan ikan bandeng itu muncul dadakan, hanya setahun sekali, jelang perayaan Hari Raya Imlek yang tahun ini jatuh pada 16 Febuari ini atau pada Jumat mendatang.

Masyarakat Tiongoa percaya Ikan, konsumsi ikan bandeng saat Imlek atau Tahun baru China mendatangkan keberuntungan.

"Ini baru hari pertama. Nanti akan lanjut empat hari sampai Jumat malam," kata Rahmat, seorang pedagang kemarin.

Ada sekitar 20 lapak penjual ikan bandeng di kawasan tersebut. Mereka menjual ikan bandeng dalam gerobak terbuka dengan beralas daun pisang.

Masing-masing kios menawarkan harga dasar yang beragam, mulai dari Rp 40.000, Rp 50.000 sampai Rp 70.000 per kilogram. Bahkan ada yang lebih mahal lagi dari itu.

Edi, salah satu pedagang ikan bandeng itu, mengatakan, ia biasanya membuka lapak di pasar di kawasan Slipi. Ia menjadikan kawasan Rawa Belong sebagai tempat tahunan menjual ikan bandeng.

Para pembeli ikan bandeng di Rawa Belong itu beragam, tidak hanya warga etnis Tionghoa.

"Orang Betawi nyarinya yang gede dan pasti bandeng laut. Kalau China enggak mau bandeng tambak. Mereka pun enggak mau ukuran lebih dari 2,2 kilogram. Mungkin itu kepercayaan mereka," kata Edi.


Komentar

Terkini Lainnya

Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Regional
Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Megapolitan
Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Regional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Nasional
Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Nasional
Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Internasional
BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

Regional
Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Regional
Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Megapolitan
3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

Regional
Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Nasional
Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Edukasi
Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Regional
Setelah Ada Kritik soal BBM, Kader Demokrat Minta SBY Menjauh dari Jokowi

Setelah Ada Kritik soal BBM, Kader Demokrat Minta SBY Menjauh dari Jokowi

Nasional

Close Ads X