Truk Tabrak Separator "Busway", Lalu Lintas di Underpass Kebayoran Lama Macet

Kompas.com - 23/02/2018, 07:10 WIB
Sebuah truk bermuatan bata ringan atau hebel menabrak separator busway (pembatas jalur transjakarta) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018) pagi. KOMPAS.com/NURSITA SARISebuah truk bermuatan bata ringan atau hebel menabrak separator busway (pembatas jalur transjakarta) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018) pagi.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah truk bermuatan bata ringan atau hebel menabrak separator busway (pembatas jalur transjakarta) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018) pagi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada 06.30, kecelakaan itu terjadi tak jauh dari Underpass Kebayoran Lama arah arah Pondok Indah. Oli dan solar dari truk tersebut tumpah di jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Underpass Kebayoran Lama macet. Butuh waktu beberapa menit untuk melintasi underpass itu. Kemacetan itu disebut terjadi sejak pukul 05.00.

Baca juga : Truk TNI Bertabrakan dengan Sepeda Motor, Satu Orang Tewas

Kemacetan baru terurai di ruas jalan setelah lokasi truk menabrak separator itu. Beberapa polisi, petugas transjakarta, dan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur lalu lintas yang macet. "Biasanya lancar," kata seorang polisi, Hermanto.

Pengemudi yang penasaran dengan kemacetan ini pun menengok ke arah truk yang menabrak separator busway.

Petugas Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lintas di sekitar situ langsung mengingatkan pengemudi. "Dilihat, Bu, jalannya," kata petugas tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Mobil Pribadi Tabrak Separator Busway Koridor 6

Sopir truk tersebut, Khotib (41), mengatakan bahwa truk yang dikemudikannya menabrak separator busway pukul 05.00 pagi tadi.

Dia hilang kendali karena menghindari sepeda motor yang menyalip. "Ngehindarin motor, motor mau nyalip ke jalur busway, jadi ngehindar," kata Khotib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.