Gaji Tak Dibayar Mandornya, Warga Surabaya dan Anaknya Menggelandang di Stasiun Manggarai

Kompas.com - 04/03/2018, 16:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menemukan Joko Suparto (43), bersama anaknya Afif (14) menggelandang di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan pada Minggu (4/3/2018) pagi.

Mirisnya, saat ditemukan petugas, kondisi warga Surabaya, Jawa Timur itu diduga terserang stroke.

"Waktu ditemukan sudah posisi jatuh, sepertinya kena serangan stroke, tetapi untuk memastikan akan dilakukan scan di rumah sakit," ujar Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Nurjamali dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Baca juga : Dinas Sosial Evakuasi Seorang Lansia yang Terlantar di Jakarta Barat


Nurjamali menambahkan, berdasarkan keterangan sang anak, Joko merupakan pekerja bangunan di sebuah proyek pembangunan gedung di kawasan Summarecon Bekasi.

Pada Selasa, (27/2/2018) lalu, Joko dan Afif berencana kembali ke kampung halamannya di Surabaya. Namun, mereka terpaksa menggelandang setelah gaji dan sejumlah barang berharganya dibawa kabur mandor proyek bangunan tempat Joko bekerja.

Atas kejadian tersebut, lanjut Nurjamali, pihaknya telah membawa Joko ke rumah sakit dan membuat laporan polisi.

"Karena belum sadarkan diri, anaknya yang membuat surat keterangan dari polisi di Polsek Tebet didampingi oleh petugas Dinas Sosial dan untuk selanjutnya akan dirujuk ke RSUD Pasar Minggu," kata Nurjamali.

Baca juga : Mensos Minta Masyarakat Berpartisipasi dalam Mengasuh Anak Terlantar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X