Kompas.com - 21/06/2018, 11:16 WIB
Antrean Halal Bihalal bersama Anies-Sandi di Balai Kota, Kamis (21/6/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAAntrean Halal Bihalal bersama Anies-Sandi di Balai Kota, Kamis (21/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang penyandang tuna netra asal Jombang, Tangerang Selatan, Eli, ikut dalam antrean halalbihalal dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama para pejabat, Dirut BUMD, serta pegawai DKI, Kamis (21/6/2018).

Eli mengaku datang bersama rombongan penyandang tuna netra lainnya yang berjumlah 10 orang.

"Pengen bertemu Bapak Anies-Sandi," ujar Eli saat antrean di Balai Kota.

Baca juga: PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

Eli bersama rombongan berangkat dari Tangerang Selatan naik commuter line dan turun di Stasiun Tanah Abang. Mereka tiba di Balai Kota pukul 07.00 WIB.

Tangerang Selatan tidak termasuk wilayah administrasitif DKI Jakarta.

Eli dan rombongan dari Jombang itu dipimpin Reni. Reni yang bekerja sebagai karyawan swasta di Tanah Abang mengatakan telah rutin mengikuti open house di Balai Kota sejak masa Gubernur Joko Widodo atau Jokowi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sudah lama ikut. Dari zaman Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), terus Gubernurnya Bapak Jokowi juga," ujar Reni.

Reni membawa serta kedua orang tuanya yang merupakan penyandang tuna netra. Orang tuanya pun membawa teman-temannya yang juga penyandang tuna netra dalam rombongan tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Mikro Diperpanjang, Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni

PPKM Mikro Diperpanjang, Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni

Megapolitan
Dinkes Tangerang Gelar Vaksinasi di 38 Puskesmas, Khusus untuk Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Dinkes Tangerang Gelar Vaksinasi di 38 Puskesmas, Khusus untuk Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Perpanjangan PPKM Mikro DKI Jakarta: WFH Wajib 75 Persen, Ibadah Kembali di Rumah

Perpanjangan PPKM Mikro DKI Jakarta: WFH Wajib 75 Persen, Ibadah Kembali di Rumah

Megapolitan
Anies: Besar Kemungkinan Varian Baru Covid-19 Mudah Menularkan Anak-anak

Anies: Besar Kemungkinan Varian Baru Covid-19 Mudah Menularkan Anak-anak

Megapolitan
11 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Kelurahan Petogogan Di-lockdown

11 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Kelurahan Petogogan Di-lockdown

Megapolitan
Wisma Atlet Penuh, Pasien yang Masih Positif Covid-19 Diminta Pulang

Wisma Atlet Penuh, Pasien yang Masih Positif Covid-19 Diminta Pulang

Megapolitan
Petugas Puskesmas Kerja Berlebih: Dari Vaksinasi Covid-19, Penelusuran, hingga Pantau Pasien

Petugas Puskesmas Kerja Berlebih: Dari Vaksinasi Covid-19, Penelusuran, hingga Pantau Pasien

Megapolitan
Tempat Wisata Ancol Tutup Sementara Mulai Kamis Besok

Tempat Wisata Ancol Tutup Sementara Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Megapolitan
UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Megapolitan
Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Megapolitan
Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Megapolitan
Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Megapolitan
SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X