Seragam Terbakar, Anak-anak Korban Kebakaran Sunter Pakai Baju Bebas ke Sekolah

Kompas.com - 17/07/2018, 12:38 WIB
Sisa-sisa bangunan yang terdampak kebakaran di RW 001 Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (17/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSisa-sisa bangunan yang terdampak kebakaran di RW 001 Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (17/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Anak-anak korban kebakaran di Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin (16/7/2018) kemarin, sudah dapat bersekolah kembali pada Selasa (17/7/2018) hari ini.

Ketua RW 001 Sunter Agung Yogi mengatakan, aktivitas pendidikan mereka telah kembali normal meski mereka tidak mengenakan seragam ketika berangkat ke sekolah.

"Banyak warga-warga kita yang anak sekolah itu kan bajunya terbakar semua. Tadi berangkat dia pakai baju bebas diperbolehkan untuk belajar," kata Yogi kepada Kompas.com.

Yogi menyebut, ada sepuluh dari 104 korban kebakaran yang masih duduk di bangku sekolah. Yogi berharap, anak-anak itu dapat segera mendapat bantuan berupa seragam dan buku-buku sekolah.

"Sampai saat ini belum ada. Kalau kira-kira ada donatur atau saudara kita yang bantu seragam atau peralatan sekolah ya kita terima," katanya.

Baca juga: Warga Angkut Barang Bekas dari Lokasi Kebakaran di Sunter Agung

Sementara itu, Yogi menyebut bantuan berupa makanan dan pakaian bagi warga kebakaran masih mencukupi. Ia mengatakan, kebutuhan korban selama tiga hari ke depan telah dijamin Suku Dinas Sosial Jakarta Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tiga hari itu di-cover makannya, pakaiannya, dan lain-lainnya. Kita belum hitung langkah untuk setelah tiga hari ke depan," kata Yogi menambahkan.

Kebakaran hebat terjadi di lahan seluas 3.000 meter di RW 001 Sunter Agung Senin pagi kemarin. Seorang petugas pemadam kebakaran gugur akibat kebakaran tersebut.

Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat ledakan tabung gas yang ditinggal pemiliknya.

Baca juga: Kebakaran di Sunter Agung, 104 Warga Mengungsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.