Massa Pendukung Prabowo Bubarkan Diri, Lalu Lintas di Menteng Normal

Kompas.com - 10/08/2018, 16:17 WIB
Para pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berangsur-angsur membubarkan diri dari depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPara pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berangsur-angsur membubarkan diri dari depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membubarkan diri dari kawasan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018) sore.

Sebelumnya, massa yang berasal dari buruh dan kader partai-partai pendukung telah memadati kawasan kantor KPU RI untuk mengawal Prabowo-Sandiaga mendaftarkan diri sebagai calon presiden-calon wakil presiden RI.

Sejak pukul 15.10 WIB, massa berangsur-angsur membubarkan diri. Mereka bubar usai Prabowo menyampaikan orasi dan kemudian meninggalkan lokasi tersebut.

Melalui pengeras suara, petugas kepolisian meminta agar kendaraan para pendukung segera dipindahkan karena Jalan Imam Bonjol akan kembali dibuka.


"Kami persilahkan kepada Bapak, Ibu untuk memindahkan kendaraannya dari pinggir jalan karena akses jalan akan dibuka," kata polisi.

Baca juga: Prabowo Senang Daftar Capres Didampingi Putra-Putri dari Tiga Presiden RI

Pukul 15.24, Jalan Imam Bonjol telah bisa dilalui. Petugas kepolisian terlihat bersiap mengangkut pagar kawat berduri yang membatasi massa dengan gedung KPU.

Sore ini, dua pasang calon presiden-calon wakil presiden RI telah resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti Pemilihan Presiden 2019. Mereka adalah pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

Megapolitan
Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

Megapolitan
3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

Megapolitan
Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

Megapolitan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

Megapolitan
Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

Megapolitan
SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X