Polisi Sebut Ada 7 Titik Rawan Kejahatan di Depok - Kompas.com

Polisi Sebut Ada 7 Titik Rawan Kejahatan di Depok

Kompas.com - 10/08/2018, 17:34 WIB
Ilustrasi KriminalitasDIDIE SW Ilustrasi Kriminalitas

DEPOK, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota Depok menyebutkan, tujuh lokasi di Depok rawan kriminanlitas, terutama pencurian. Waktu paling rawan adalah malam hari.

Tujuh wilayah itu adalah Sukmajaya, Beji, Bojong, Pancoran Mas, Cimanggis, Sawangan, dan Limo.

Kanit Reserse Kriminal Khusus Polresta Depok, AKP Firdaus, mengemukakan hal itu di Polresta Depok, Jalan Margonda, Jumat (10/8/2018).

Ia mengatakan, tujuh titik rawan tersebut berdasarkan data bulan Juli. Sukmajaya berada urutan pertama.

“Permukiman di Sukmajaya tergolong padat dibandingkan wilayah lainnya hingga potensi kejahatan dan narkoba termasuk tinggi,” ujar dia.

Untuk itu polisi meningkatkan patroli di titik rawan kejahatan.

“Kami biasa patroli pukul 08.00 WIb hingga pukul 20.00 WIB, lanjut pukul 20.00 WIB hingga pukul 08:00 WIB,” kata Firdaus.

Ia berharap peran serta masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat selalu terjaga.

“Masyarakat dapat saling mengingatkan jika ada kerawanan tindak pidana dan memberi info kepada kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan di wilayahnya,” kata dia.


Terkini Lainnya

Polisi Kembali Agendakan Pemeriksaan Sohibul Iman

Polisi Kembali Agendakan Pemeriksaan Sohibul Iman

Megapolitan
Fakta Terbaru Gempa dan Tsunami Sulteng, Anjing K9 Temukan Jasad di Reruntuhan Hotel Roa Roa

Fakta Terbaru Gempa dan Tsunami Sulteng, Anjing K9 Temukan Jasad di Reruntuhan Hotel Roa Roa

Regional
124 Gardu Listrik Kembali Berfungsi di Zona Bencana Sulteng, Tim PLN Babel Ditarik Pulang

124 Gardu Listrik Kembali Berfungsi di Zona Bencana Sulteng, Tim PLN Babel Ditarik Pulang

Regional
Kabid Tata Ruang Bekasi Akui Terima 90.000 Dollar Singapura dari Lippo Group

Kabid Tata Ruang Bekasi Akui Terima 90.000 Dollar Singapura dari Lippo Group

Nasional
TNI Ajak Warga Sulteng Terdampak Bencana Aktifkan Kegiatan Sekolah

TNI Ajak Warga Sulteng Terdampak Bencana Aktifkan Kegiatan Sekolah

Nasional
Pemprov Jabar Kaji Usulan Proyek Tol Cikarang-Ciranjang

Pemprov Jabar Kaji Usulan Proyek Tol Cikarang-Ciranjang

Regional
Pemprov DKI Akan Pasang CCTV Berkemampuan Infrared dan Rekam di Titik Tawuran

Pemprov DKI Akan Pasang CCTV Berkemampuan Infrared dan Rekam di Titik Tawuran

Megapolitan
Pemkot Jakbar Bangun Ruang Publik di Kawasan CNI Kembangan Jakbar

Pemkot Jakbar Bangun Ruang Publik di Kawasan CNI Kembangan Jakbar

Megapolitan
500 Lebih Bangunan di Jakarta Barat Disebut Menyalahi IMB

500 Lebih Bangunan di Jakarta Barat Disebut Menyalahi IMB

Megapolitan
Sekjen PKS: Kebijakan Pemerintah Saat Ini Memberatkan Rakyat

Sekjen PKS: Kebijakan Pemerintah Saat Ini Memberatkan Rakyat

Nasional
5 Mobil dan 1 Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di 'Flyover' Pekanbaru

5 Mobil dan 1 Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di "Flyover" Pekanbaru

Regional
Bikin Kuis Berhadiah Tanah di Siberia, Menteri Rusia Dihujani Kritik

Bikin Kuis Berhadiah Tanah di Siberia, Menteri Rusia Dihujani Kritik

Internasional
Sohibul Iman Absen Pemeriksaan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah

Sohibul Iman Absen Pemeriksaan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah

Megapolitan
BNN Tangkap Oknum TNI yang Diduga Jadi Kurir 63.573 Butir Ekstasi

BNN Tangkap Oknum TNI yang Diduga Jadi Kurir 63.573 Butir Ekstasi

Nasional
Tangkal Penyelundupan Narkoba, BNN Jalin Kerja Sama Lintas Negara

Tangkal Penyelundupan Narkoba, BNN Jalin Kerja Sama Lintas Negara

Nasional
Close Ads X