Pertemuan Terakhir Aditya dengan Istri Sebelum Naik Lion Air JT 610...

Kompas.com - 01/11/2018, 14:02 WIB
Anggota keluarga penumpang pesawat Lion Air JT-610 menangis saat menunggu kepastian informasi sanak saudaranya di Bandara Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 29 Oktober 2018. Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 awak kabin, jatuh di sekitar perairan Karawang. AFP PHOTO/HADI SUTRISNOAnggota keluarga penumpang pesawat Lion Air JT-610 menangis saat menunggu kepastian informasi sanak saudaranya di Bandara Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 29 Oktober 2018. Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 awak kabin, jatuh di sekitar perairan Karawang.

DEPOK, KOMPAS.com- Suasana duka menyelimuti rumah Yul Sulvianti (38), salah satu korban pesawat Lion Air JT 610 di Jalan KH Ahmad Dahlan RT 06 RW 05, Kukusan Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). Tidak ada bendera merah ataupun tenda di depan rumahnya.

Namun, terlihat para kerabat, keluarga, dan tetangga yang terus berdatangan ke rumah Yul.

Tampak Aditya Wirawan, suami dari Yul, menyalami para tamu yang datang ke rumahnya untuk mengucapkan belasungkawa. Ia tampak tegar memberikan senyum pada semua tamu yang datang.

Baca juga: Keluarga Korban Pesawat Lion Air JT 610 Ramai Kunjungi Ruang Trauma Healing

Aditya mengatakan, Yul bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pangkal Pinang bagian audit sejak tiga tahun lalu. Setiap minggunya, Yul selalu menyempatkan diri pulang ke rumah seminggu sekali untuk berkumpul bersama keluarga.

“Dia memang seminggu sekali pulang ke Jakarta buat kumpul sama anak-anak, entah hari Jumat atau Sabtu ke Jakarta. Nah Seninnya balik lagi ke Pangkal Pinang biasanya selalu seperti itu,” ucap Aditya.

Terakhir Kali Antar Istri

Aditya mengatakan, Senin lalu dirinya sempat mengantar sang istri ke Bandara Soekarno Hatta untuk berangkat ke Pangkal Pinang. Namun, dia tidak mengira bahwa itu adalah saat terakhir mengantar istrinya bekerja.

“Terakhir itu saya mengantarkan istri berangkat dari rumah ke Bandara Soekarno-Hatta pukul 04.00 WIB. Saya tunggu sampai istri masuk pesawat,” ucap Aditya.

Baca juga: Jadi Korban Pesawat Lion Air, 5 ASN Diusulkan Naik Pangkat

Setelah mengantarkan istrinya, Aditya langsung menuju kantor di Tanah Abang. Saat itu, dia menunggu kabar dari istrinya sampai di Pangkal Pinang.

“Biasanya itu istri saya kalau sudah jam 08.00-an sudah sampai Pangkal Pinang. Biasanya dia selalu ngabarin saya. Namun, sudah lewat jam 08.00-an saya tunggu-tunggu kok gak ada kabar. Saya tanya ke teman kantornya katanya istri saya belum sampai kantor juga,” ucap Aditya.

Kemudian, dia menonton televisi dan mendapat informasi kalau pesawat istrinya sempat hilang kontak, hingga pada akhirnya dia mengetahui pesawat Lion Air yang mengantarkan istrinya ke Pangkal Pinang jatuh di Perairan Karawang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

[VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

Megapolitan
Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

Megapolitan
Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

Megapolitan
Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Megapolitan
Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

Megapolitan
Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

Megapolitan
Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

Megapolitan
Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

Megapolitan
Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

Megapolitan
MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

Megapolitan
Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

Megapolitan
Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

Megapolitan
Harga Cabai 'Meroket', Pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Mengaku Omzet Turun 40 Persen

Harga Cabai 'Meroket', Pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Mengaku Omzet Turun 40 Persen

Megapolitan
Gerindra Pastikan Usung Pradi Supriatna sebagai Wali Kota Depok di Pilkada 2020

Gerindra Pastikan Usung Pradi Supriatna sebagai Wali Kota Depok di Pilkada 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X