Sempat Ambruk karena Angin Kencang, Begini Kondisi Stadion Panongan

Kompas.com - 22/11/2018, 18:57 WIB
Kondisi Stadion Panongan, Kab. Tangerang yang ambruk akibat hujan dan angin kencang kemarin (22/11/2018). KOMPAS.com/ ANANDITA GETAR REZHAKondisi Stadion Panongan, Kab. Tangerang yang ambruk akibat hujan dan angin kencang kemarin (22/11/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Setelah bagian podium Stadion Panongan di Kabupaten Tangerang ambruk pada Rabu (21/11/2018), petugas telah membersihkan area tersebut dari puing maupun reruntuhan, siang tadi.

Stadion Panongan masih dalam tahap pembangunan, dengan target penyelesaian tahun 2019. 

Baca juga: Diterpa Angin Kencang, Podium Stadion Mini Panongan Tangerang Ambruk

Menurut salah satu pekerja yang berada di wilayah stadion, pihak Pemda sudah membersihkan puing-puing dari kemarin malam.

"Semalam sudah diambil sama orang pemerintah, yang bersihin juga tukang-tukang lain, bukan saya. Sempet kaget juga soalnya angin kencang kemarin pas jebol kanopinya. Kalau di sini saya sedang buat saluran air sekitar lapangan," katanya kepada Kompas.com pada Kamis (22/11/2018).

Endar, salah satu warga juga menjelaskan bahwa Stadion Panongan memang belum beroperasi.

Baca juga: Hujan Deras, Transjakarta hingga Taksi Tertimpa Pohon Tumbang

"Masih tahap pembangunan, tapi sepertinya sedang mandek. Pekerjanya sedikit setahu saya. Hujan dan angin kencang kemarin siang yang bikin atapnya roboh," ungkap Endar.

Saat ini kondisi bangunan stadion tersebut tidak mempunyai atap, namun para pekerja kasar yang sedang mengerjakan saluran air untuk stadion tetap dapat tinggal di dalam bangunan stadion.

Stadion ini merupakan satu dari tujuh stadion mini yang dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang di tujuh kecamatan di wilayah administrasi Kabupaten Tangerang.

Enam stadion lainnya berada di Kecamatan Pakuhaji, Kresek, Kelapa Dua, Pasar Kemis, Balaraja dan Tigaraksa.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Megapolitan
Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Megapolitan
Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Megapolitan
Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Megapolitan
Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Megapolitan
Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X