Sempat Disangka Boneka, Mayat Bayi Ditemukan di Kali Kosambi

Kompas.com - 09/01/2019, 14:51 WIB
Petugas UPK Badan Air Lingkungan Hidup Jakarta Barat menemukan jasad bayi laki-laki di Kali Kosambi, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (9/1/2019). Dok. UPK Badan Air Lingkungan Hidup Jakarta BaratPetugas UPK Badan Air Lingkungan Hidup Jakarta Barat menemukan jasad bayi laki-laki di Kali Kosambi, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (9/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas UPK Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di RT 001/RW 008, Kali Kosambi, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (9/1/2019) pukul 10.15.

Bayi tersebut tersangkut di sekat high desinsity polyethelene (HDPE) yang terbentang di kali.

"Salah satu petugas ada yang menyerok mayat tersebut, awalnya dikira hanya sebuah boneka, pas diserok menggunakan serok sampah 'kok terlihat lunak?' Pas ditaruh di atas penyekat sampah HDPE, ternyata mayat bayi," kata tim media sosial UPK Badan Air Jakarta Barat Apit, saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan di Dalam Plastik Ditemukan di Mushala Pancoran

Petugas menemukan mayat bayi ketika tengah membersihkan kali dan mengangkut sampah-sampah yang tersangkut di sekatan.

Bayi tersebut diperkirakan baru lahir beberapa waktu karena masih ada tali pusar di badannya. 

Selanjutnya mayat bayi tersebut diselamatkan ke Polsek Kalideres.

Baca juga: Mayat Bayi Laki-laki Masih Bertali Pusar Tersangkut di Pintu Air

Kepala Unit Reskrim Polsek Kalideres Ipda Sampe Tambunan mengatakan, mayat bayi ditemukan tanpa luka.

"Kami sedang lidik siapa orang tua dari bayi ini," kata Sampe.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok Adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok Adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X