Batal Manggung, Band Asal Sukabumi Dikeroyok Massa di Kemang

Kompas.com - 15/01/2019, 17:58 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota grup band Slowly Project asal Sukabumi beserta seorang fansnya dikeroyok massa saat akan manggung di Hotel Park Regis, Kemang, Jakarta Selatan pada Minggu (13/1/2019) malam.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Mampang dibantu unit Reskrim Polres Jakarta Selatan melakukan pencarian terhadap pelaku pengeroyokan.

"Kita cari-cari pelakunya lagi cek-cek CCTV, pelakunya siapa, masih belum diketahui," kata Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Iptu Anton Apriyanto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/1/2019) sore.

Baca juga: Beritakan Pembalakan Liar, Wartawan Dikeroyok Belasan Orang

Awalnya, grup band Slowly dijadwalkan untuk mengisi acara di hotel tersebut pada Minggu malam.

Namun, sesampainya di basement hotel, salah seorang panitia acara mengatakan bahwa grup band tersebut batal tampil dengan alasan kondisi yang tidak memungkinkan.

Tiba-tiba, datang sekelompok pemuda yang diperkirakan 50 orang dan menyerang anggota band tersebut.

Massa yang menyerang itu menggunakan batu dan helm sebagai senjata mereka.

Alhasil, salah seorang kru bernama Dikri (28) dan fans bernama Rizki (17) mengalami luka-luka. Mobil yang digunakan korban juga rusak.

Baca juga: Seorang Polisi Dikeroyok Saat Tangkap Bandar Narkoba dan Komplotannya

Korban yang terluka dibawa ke RS Kemang Medical Care, Jakarta Selatan untuk diobati.

"Saat ini orang itu (korban) sudah pulang ke Sukabumi," kata Anton.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X