Dinas Kesehatan DKI Petakan Sekolah Rawan DBD

Kompas.com - 12/03/2019, 20:52 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di kantornya, Petojo, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIKepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di kantornya, Petojo, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pihaknya tengah memetakan sekolah rawan demam berdarah dengue ( DBD) di Jakarta.

Ini dikarenakan DBD rentan diderita anak usia sekolah.

"Kami temukan yang paling banyak adalah anak-anak di usia SD dan SMP, gigitan nyamuk rata-rata terjadi pada jam sekolah yaitu jam 10.00 WIB," kata Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Belum Meratanya Layanan Air PAM Jadi Penyebab Banyaknya Kasus DBD

Diperkirakan, sekolah yang rawan DBD ada di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

Jika nanti terbukti adanya siswa terjangkit DBD, maka Dinas Kesehatan akan melakukan fogging.

"Kalau kami temukan bahwa di sekolah itu positif (ada DBD), kami akan lakukan fogging," ujar dia.

Pemetaan sekolah, kata Widyastuti, melibatkan pakar-pakar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia hingga ahli penyakit tropis anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pihaknya melakukan pendataan bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Kemarin kami kumpulin lagi kasudinnya karena baru semua kan, jadi kami pendalaman lagi," kata dia.

Baca juga: Jumlah Penderita DBD Meningkat, Warga Diimbau Tidak Tolak Kedatangan Jumantik

Pemprov DKI Jakarta memprediksi tiga wilayah yang masuk dalam kategori waspada DBD untuk bulan Januari. Ketiga wilayah itu yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Sementara itu, pada Februari dan Maret, seluruh wilayah Jakarta masuk ke dalam kategori waspada. Fase waspada DBD tersebut dipengaruhi peningkatan curah hujan dan perubahan iklim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X