Penumpang Transjakarta Ditusuk di Halte BKN Cawang

Kompas.com - 14/03/2019, 13:57 WIB
Bus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari.Ceritalah/Zakie Ramadhani Bus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari.

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang penumpang Transjakarta ditusuk di Halte BKN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2019).

Korban berinisial ES (29) ditusuk pelaku yang diketahui bernama Sudirman (52) sekitar pukul 11.20. Akibatnya, korban menderita luka tusuk di kaki.

Baca juga: Transjakarta Akan Buka Rute Baru ke Depok, Cinere, BSD, dan Bintaro

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, saat itu pelaku dan korban duduk berdampingan. Namun, tiba-tiba pelaku menusuk korban.


"Korban duduk di samping pelaku dengan posisi kaki kiri ditumpangkan di lutut kaki kanan. Tiba-tiba pelaku menusuk paha sebelah kiri dengan badik yang memang sudah dibawa pelaku dari rumah," kata Ady saat dihubungi, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Jumat Ini, Transjakarta Operasikan 3 Rute Baru dari Dukuh Atas

Melihat kejadian ini, para penumpang berlarian karena takut diserang.  

"Pelaku dan barang bukti diamankan pihak sekuriti Transjakarta, selanjutnya diserahkan ke Polsek Kramatjati guna pengusutan lebih lanjut," tuturnya.



Terkini Lainnya

Polisi Panggil Ustaz Sambo sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Polisi Panggil Ustaz Sambo sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Megapolitan
Syaikhu Terancam Batal Jadi Cawagub DKI

Syaikhu Terancam Batal Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polisi Akan Berikan Surat Panggilan Kedua kepada Amien Rais

Polisi Akan Berikan Surat Panggilan Kedua kepada Amien Rais

Megapolitan
Ini Barang Bukti yang Diamankan Saat Menggeledah Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Ini Barang Bukti yang Diamankan Saat Menggeledah Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Megapolitan
Saat Ditangkap, Lieus Sungkharisma Lakukan Perlawanan

Saat Ditangkap, Lieus Sungkharisma Lakukan Perlawanan

Megapolitan
Tidak Datang ke Kertanegara, Permadi Mengaku Tak Tahu Eggi Sudjana Serukan 'People Power'

Tidak Datang ke Kertanegara, Permadi Mengaku Tak Tahu Eggi Sudjana Serukan "People Power"

Megapolitan
Polisi Geledah 2 Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Polisi Geledah 2 Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Megapolitan
Pengumuman Hasil Pemilu 2019, Jalan Raya Gudang Peluru Ditutup

Pengumuman Hasil Pemilu 2019, Jalan Raya Gudang Peluru Ditutup

Megapolitan
Permadi Diperiksa Polisi, Begini Klarifikasinya soal Ujaran Kebencian

Permadi Diperiksa Polisi, Begini Klarifikasinya soal Ujaran Kebencian

Megapolitan
Penusukan Pemuda di Setiabudi Saat SOTR Berawal dari Saling Ejek

Penusukan Pemuda di Setiabudi Saat SOTR Berawal dari Saling Ejek

Megapolitan
Jimly Asshidiqie: Orang Lagi Emosi, Caci Maki Tidak Usah Dituduh Makar

Jimly Asshidiqie: Orang Lagi Emosi, Caci Maki Tidak Usah Dituduh Makar

Megapolitan
Pemilihan Wagub, DKI Disarankan Belajar dari Jambi dan Riau

Pemilihan Wagub, DKI Disarankan Belajar dari Jambi dan Riau

Megapolitan
Terkait Robohnya Tembok SDN 11 Pasar Baru, 4 Orang Jadi Tersangka

Terkait Robohnya Tembok SDN 11 Pasar Baru, 4 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Tangkap 1.105 Preman dan 120 Kg Sabu-sabu, Polres Metro Jakbar Masuk Rekor Muri

Tangkap 1.105 Preman dan 120 Kg Sabu-sabu, Polres Metro Jakbar Masuk Rekor Muri

Megapolitan
Dokter Ani Hasibuan Laporkan Tamsh-news.com Terkait Berita Kematian Anggota KPPS

Dokter Ani Hasibuan Laporkan Tamsh-news.com Terkait Berita Kematian Anggota KPPS

Megapolitan

Close Ads X