Ada Pemasangan "Girder Box" LRT, Lalu Lintas di Gatsu hingga MT Haryono Direkayasa

Kompas.com - 23/03/2019, 13:08 WIB
Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Foto diambil Minggu (27/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAJalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Foto diambil Minggu (27/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gatot Subroto hingga MT Haryono. Rekayasa diberlakukan lantaran adanya mobilisasi box girder LRT Cawang-Dukuh Atas. 

"Mobilisasi box girder tersebut akan dibagi menjadi 2 segmen, segmen pertama dari pabrik precast LRT Pancoran menuju laydown Ciliwung dan segmen kedua sampai laydown Halim Perdana Kusuma," ucap Plt Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/3/2019).

Mobilisasi segmen pertama (Ciliwung) akan berlangsung pada 23 dan 24 Maret 2019. Selanjutnya segmen kedua (Halim) dilakukan tanggal 25 dan 26 Maret 2019.

Baca juga: Selesai Diuji, LRT Jakarta Tunggu Sertifikat dari Kemenhub untuk Ajukan Izin Operasi

Waktu pelaksanaan dimulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB dengan memerhatikan kondisi lalu lintas di lapangan. Saat pelaksanaan dilakukan penutupan kurang lebih 30 menit di Simpang Pancoran dan Simpang Cawang Kompor secara berganti.

Karena penutuan itulah diberlakukan rekayasa lalu lintas. Adapun selama mobilisasi box girder (Simpang Cawang Kompor) lalu lintas dari arah Halim dan Cililitan dan yang akan menuju Kuningan dan Semanggi dialihkan melalui Jalan Otto Iskandardinata-Jalan KH. Abdulah Syafei-Casablanca atau melalui Cililitan-Kalibata dan seterusnya.

Lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju semanggi dapat menggunakan Jalan KH Abdulah Syafei-Casablanca dan seterusnya.

Baca juga: LRT Jakarta Bakal Diperpanjang sampai Stadion BMW

Sedangkan di Simpang Pancoran (penutupan kurang lebih 10 menit) lalu lintas dari Tebet yang akan menuju Kuningan atau Semanggi dialihkan melalui Jalan Casablanca-Jalan HR. Rasuna Said dan seterusnya.

Lalu lintas dari Pasar Minggu dialihkan melalui Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Mampang Prapatan dan seterusnya.

Untuk pelayanan rute angkutan Transjakarta akan menyesuaikan tahap pekerjaan tersebut.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," tutup Sigit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X