Cek Titik Banjir di Cawang, Anies Minta LRT Jabodebek Sediakan Pompa Permanen

Kompas.com - 04/04/2019, 10:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginspeksi proyek LRT Jabodebek di kawasan Cawang, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginspeksi proyek LRT Jabodebek di kawasan Cawang, Kamis (4/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta PT Adhi Karya selaku kontraktor proyek LRT Jabodebek menyediakan pompa permanen guna mencegah banjir dan genangan.

Anies mengatakan, saat ini kontraktor proyek baru menyediakan pompa bersifat mobile yang dinilai tidak cukup ampuh untuk mengatasi banjir dan genangan yang disebabkan proyek tersebut.

"Kalau pompanya permanen, pasti dia begitu ada aliran genangan air langsung bergerak. Kalau sudah pompanya mobile, maka pasti terlambat dan itu yang terjadi," kata Anies saat menginspeksi proyek LRT Jabodebek di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

Anies mengatakan, saat ini kontraktor proyek telah mempunyai lima unit pompa mobile. Namun, Anies berpendapat, pompa-pompa itu tidak berungsi optimal karena baru digunakan ketika air mulai menggenang.

Baca juga: Anies Sebut Proyek LRT Jabodebek Sumbat Saluran Air hingga Sebabkan Banjir

Menurut Anies, pompa permanen itu dibutuhkan karena air tidak bisa masuk ke dalam saluran air akibat pilar-pilar proyek LRT Jabodebek yang menyumbat saluran air. Lewat pompa permanen, air diharapkan dapat segera masuk ke saluran tanpa menunggu air menggenang

"Jadi tugasnya itu bukan memompa air, tugasnya itu meniadakan genangan. Kalau meniadakan genangan ya pompanya ditambah kemudian salurannya dipastikan lancar," ujar Anies.

Anies juga meminta lumpur-lumpur bekas galian dapat diangkat supaya air dapat mudah mengalir ke dalam saluran ketika hujan deras tiba.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan DI Panjaitan Cawang Sempat Tergenang

"Harus segera dibersihkan, karena kalau meskipun kita memompa kuat, ada pompanya, tapi kalau lubangnya sudah tertutup lumpur ya apalah artinya?" kata Anies.

Diberitakan sebelumnya, Anies menyebut proyek LRT Jabodebek merupakan penyebab terjadinya genangan di kawasan Pancoran dan Cawang ketika hujan deras tiba.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X