Usai Putusan Sengketa Pilpres, Barikade Kawat Berduri Masih Terpasang di Depan Gedung MK

Kompas.com - 29/06/2019, 18:54 WIB
Barikade yang masih terlihat di depan Gedung MK pada Sabtu (29/06/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMBarikade yang masih terlihat di depan Gedung MK pada Sabtu (29/06/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai putusan Mahkamah Konstitusi ( MK) dalam perkara sengketa Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 pada Kamis (27/06/2019), barikade masih terpasang di depan gedung MK, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pantauan Kompas.com pada Sabtu (29/06/2019) sore, ada dua lapis penjagaan di depan gedung MK, pertama kawat berduri dan sisi terluar adalah barrier beton.

Di depan gedung tersebut juga masih terlihat beberapa anggota Brigade Mobil (Brimob) yang berjaga.

Baca juga: Usai Putusan MK, Kapolri Tangkap Pesan Perdamaian dan Persatuan dari Kedua Paslon

Kendaraan pribadi yang melintas, hanya bisa menggunakan dua jalur dari tiga jalur yang ada. Namun, berdasarkan pantauan, tidak ada kemcetan atau kepadatan kendaraan akibat barikade.

Pejalan kaki pun belum bisa menggunakan trotoar di depan Gedung MK yang masih tertutup. Beberapa pejalan kaki harus menjorok ke jalan raya.

Salah satu petugas keamanan MK, Syaifuddin mengatakan, dia tidak mengetahui hingga kapan pengamanan ini dilakukan.

"Enggak tahu, tapi nanti tanggal 9 Juli mau ada gugatan sengketa pemilihan legislatif, ya mungkin sampai selesai itu," katanya.

Sementara itu, ditanya mengenai penjagaan, para anggota Brimob yang berjaga enggan memberikan pernyataan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Proses Administrasi, Barang Sitaan Kasus First Travel Belum Dilelang

Masih Proses Administrasi, Barang Sitaan Kasus First Travel Belum Dilelang

Megapolitan
Ayah Tiri yang Memperkosanya Belum Ditangkap, Korban Ketakutan dan Sering Melamun

Ayah Tiri yang Memperkosanya Belum Ditangkap, Korban Ketakutan dan Sering Melamun

Megapolitan
Warga Kampung Bulak Melawan Penertiban Lahan UIII, Gantungkan Harapan pada DPRD Depok...

Warga Kampung Bulak Melawan Penertiban Lahan UIII, Gantungkan Harapan pada DPRD Depok...

Megapolitan
Kisah Remaja Nekat Jadi Polisi Gadungan, Tergerak karena Lihat Pengendara Lawan Arus

Kisah Remaja Nekat Jadi Polisi Gadungan, Tergerak karena Lihat Pengendara Lawan Arus

Megapolitan
Ibu Korban Tabrakan GrabWheels Sebut Orangtua Pelaku Sampaikan Penyesalannya

Ibu Korban Tabrakan GrabWheels Sebut Orangtua Pelaku Sampaikan Penyesalannya

Megapolitan
Remaja 13 Tahun yang Jadi Polisi Gadungan Dapat Seragam dari Kampungnya

Remaja 13 Tahun yang Jadi Polisi Gadungan Dapat Seragam dari Kampungnya

Megapolitan
Ngeri, Jembatan Motor dan Pejalan Kaki Mepet dengan Perlintasan Kereta di Kalianyar

Ngeri, Jembatan Motor dan Pejalan Kaki Mepet dengan Perlintasan Kereta di Kalianyar

Megapolitan
Cerita Juru Fotokopi di Polres Bekasi, Kelabakan Layani Ratusan CPNS Seharian...

Cerita Juru Fotokopi di Polres Bekasi, Kelabakan Layani Ratusan CPNS Seharian...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Turun di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Turun di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

Megapolitan
Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Megapolitan
GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Megapolitan
Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X