Belum Cukup Umur, Ratusan Hewan di Jakbar Tak Layak Kurban

Kompas.com - 09/08/2019, 12:32 WIB
Pedagang memanfaatkan trotoar untuk berjualan hewan kurban di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). Kambing yang didatangkan dari daerah di Jawa Tengah tersebut ditawarkan antara Rp 2,5 juta hingga Rp 6,5 juta, tergantung beratnya kambing. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPedagang memanfaatkan trotoar untuk berjualan hewan kurban di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). Kambing yang didatangkan dari daerah di Jawa Tengah tersebut ditawarkan antara Rp 2,5 juta hingga Rp 6,5 juta, tergantung beratnya kambing.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 1440 H.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Barat, Churniatun menyebut sudah ada 12.958 hewan kurban yang diperiksa dari 195 titik di Jakarta Barat hingga Kamis (8/8/2019).

Dia menambahkan dari 12.958 hewan kurban yang telah diperiksa, ada 280 ekor dinyatakan tak layak untuk kurban karena sakit, cacat, dan belum cukup umur.


"Hasil pemeriksaan ditemukan 19 ekor hewan sakit antara lain sakit mata dan diare, satu ekor cacat dan 260 ekor belum cukup umur," kata Churniatun saat dikonfirmasi pada Jumat.

Adapun 12.958 hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 3.542 ekor sapi, 78 ekor kerbau, 8.209 ekor kambing, dan 1.129 ekor domba.

Baca juga: Di Pasar Slipi, Hafal 1 Juz Al Quran Dapat Cashback Beli Hewan Kurban

"Pemeriksaan dilakukan sejak 29 Juli lalu dan akan terus dilakukan sampai H-1 Idul Adha pada Sabtu," kata Churniatun 

Churniatun mengatakan hewan kurban yang tak lolos pemeriksaan harus dipisahkan dengan hewan yang telah dinyatakan layak untuk kurban.

Sementara itu untuk hewan kurban yang sakit, Churniatun mengatakan masih bisa dijual. Namun haru menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

"Jadi yang sakit ini kita pisahkan dari yang sehat, yang diare kita kasih obat, sakit mata kita kasih salep. Biasanya pada hari H sudah sembuh, tapi kalau untuk dijual lagi tentu harus dilakukan pemeriksaan kesehatan ulang," ujarnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X